SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara bertahap mewujudkan desa terang. Secara bertahap seluruh desa akan teraliri jaringan listrik dari PLN. Salah satunya Desa Sei Ijum Kecamatan Mentaya Hilir Selatan tidak lama lagi warganya akan merasakan penerangan dari listrik PLN.
“Alhamdulillah sejak Rabu (25/7) kemarin jaringan listrik di Desa sei Ijum sudah mulai di pasang oleh pihak vendor PLN,” kata Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi, Jumat 26 Juli 2024.
Pemasangan jariangau listrik ini memenuhi kebutuhan listrik masyarakat setempat juga untuk mendukung beroperasinya sarana dan prasarana di kawasan sentra perikanan Sei Ijum Raya seperti pabrik es, unit pengolahan pakan ikan dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).
Oboi menyebut total panjang jaringan listrik yang dipasang adalah 2.927 meter, dengan jarak per tiang 50 meter.
“Total yang akan dipasang 59 tiang, jumlah yang terpasang hingga saat ini baru tiga tiang,” terangnya.
Diperkirakan lama pelaksanaan pemasangan listrik mulai dari pemasangan tiang dan lainnya memakan waktu 30 hari. Sehingga setelah itu masyarakat setempat bisa merasakan aktivitas yang dibantu tenaga listrik PLN.
“Estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan 30 hari kalender. Setelah pendirian tiang, akan dilanjutkan dengan pekerjaan penarikan kabel pararel dan pemasangan trafo. Setelah itu bisa kita nyalakan,” tuturnya.
Ditambahkan, sebelumnya Dinas Perikanan bersama kepala desa setempat telah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada warga setempat, agar warga mengetahui terkait rencana pembangunan jaringan listrik yang nantinya diharapkan berdampak positif pula bagi warga Desa Sei Ijum Raya.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada warga setempat yang telah mendukung program pemerintah. Harapan kami, adanya jaringan listrik bisa dimanfaatkan untuk warga, karena yang di pakai warga selama ini tegangan listriknya rendah, yang hanya cukup untuk lampu saja, sedangkan untuk peralatan elektronik lainnya masih belum bisa,” terangnya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post