SAMPIT – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur(Kotim) khususnya di Kota Sampit diminta turut menjaga keindahan lampu Terowongan Nur Mentaya (TNM) yang telah menjadi ikon kota tersebut.
“Mari kita jaga bersama ikon-ikon kita salah satunya TNM. Jangan sampai keindahannya dirusak oleh tangan tak bertanggungjawab,” kata Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Rody Kaum Islam, Kamis, 11 Juli 2024.
TNM adalah sebuah terowongan yang menjadi ikon wisata baru di Kotim yang terletak di Jalan Cilik Riwut Kecamatan Baamang. Terowongan ini dibangun untuk mempercantik Kota Sampit, oleh sebab itu dibuat seindah mungkin dengan PJU yang berbentuk melengkung menyerupai terowongan dan dilengkapi ornamen khas Dayak.
Terowongan ini selain menjadi simbol keindahan Kota Sampit dan mendukung sektor pariwisata serta sebagai pertumbuhan ekonomi kerakyatan di kawasan tersebut. Karena sejak dibangun, kawasan tersebut ramai dikunjungi dan tidak sedikit pelaku UMKM memanfaatkan itu. Namun sayangnya, TNM kebanggaan Kotim itu tak jarang ornamennya dirusak oleh oknum.
Disampaikan, belum lama ini Dishub memasang beberapa ornamen lagi di TNM tersebut. Karena sebagian lampu ornamennya hilang. Lampu TNM menjadi indah karena adanya ornamen-ornamen unik berupa Telawang itu. Namun jika ornamen tersebut dirusak maka TNM tidak lagi indah.
“Untuk menjaga ini tidak hanya pemerintah saja melainkan perlunya peran serta masyarakat turut mengawasi agar TNM ini tetap menjadi kebanggan kita semua,” tuturnya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post