SAMPIT – Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak hanya dikenal kaya akan tradisi serta budaya tetapi juga memiliki berbagai wisata, kuliner, hingga oleh-oleh yang khas. Saat menghabiskan waktu berlibur di Kota Sampit, tidak ada salahnya jika memutuskan untuk berburu oleh-oleh untuk diberikan kepada keluarga.
“Tidak perlu bingung menentukan oleh-oleh khas yang dapat dibawa pulang, karena ada banyak pilihan dan rekomendasi oleh-oleh khas Sampit yang sayang untuk kita lewatkan,”kata salah seorang pedagang jajanan tradisional di Kota Sampit, Eva, Sabtu 6 Juli 2024.
Ia menyebutkan, oleh-oleh khas Sampit yang cocok untuk di bawa pulang adalah keripik kelakai. Keripik yang satu ini tentu sangat mudah dijumpai khususnya di daerah Sampit. Selain dikenal menawarkan cita rasa yang khas, keripik kelakai juga memiliki banyak sekali manfaat baik bagi tubuh.
“Kelakai sendiri banyak di temui di Kota Sampit, bahkan sangat terkenal dan jika berkunjung ke Kota Sampit wajib mencoba masakan dari sayuran ini,” ujarnya. Sementara salah seorang pengelola toko oleh-oleh khas Sampit di Jalan DI Panjaitan yaitu Sari menyebutkan, olahan makanan lain yang dikenal sebagai oleh-oleh khas Sampit dan sangat menarik untuk dicoba yaitu rabuk patin Kandas Sarai.
“Produk abon yang dibuat dengan menggunakan bahan utama daging ikan patin menghasilkan cita rasa yang khas dan menggugah selera,” kata Sari. Ia juga merekomendasikan makanan khas Sampit yang harus dicoba setidanya satu kali ketika ke Kota Sampit yaitu Juhu Singkah Uei atau sering dikenal sayur umbut pekat.
“Sayur umbut pekat ini memiliki cita rasa yang unik. Rasa pahit yang dominan dari pucuk rotan muda dengan gurihnya kuah sayur sangat nikmat. Tidak hanya sebagai makanan, sayur ini juga memiliki banyak manfaat bagi yang mengonsumsinya. Sayur ini bermanfaat untuk mencegah asam lambung, malaria, rematik, darah tinggi, hingga asam urat,” ujarnya.
Tambahnya, makanan khas Sampit lainnya yang juga tidak kalah lejat yaitu Babongko. Terbuat dari adonan tepung beras yang dicampur dengan santan, pandan, dan gula merah menjadikan jajanan lokal yang satu ini terasa lembut dan lumer di mulut.
Aroma pandan yang khas saat membuka bungkus daun pisang, menambah kenikmatan jajan Bongko ini. Jajanan dengan perpaduan manis dan asin ini bisa ditemukan di pasar tradisional atau penjual wadai di pinggir jalan dengan harga yang sangat terjangkau,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















