SAMPIT – Dalam meningkatkan penanganan banjir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Dan Kawasaan Permukiman (SDABMBK PRKP) telah membentuk tim efektif untuk menyusun road map banjir dengan harapan dapat melakukan penanganan dan mengurangi daerah rawan banjir di Kotim.
“Pembentukan Tim Efektif diawali dengan rapat koordinasi pada tanggal 8 Mei 2024. Dalam rapat disampaikan tentang gambaran kondisi saat ini di Kotim adalah kurangnya penanganan banjir sehingga kejadian banjir terus terjadi dan berulang setiap tahun,”kata Kepala Dinas SDABMBK PRKP, Mentana Dhinar Tistama, Senin 1 Juli 2024.
Luas genangan banjir dalam kota lanjutnya, khususnya di Kotim tahun 2020 adalah 695.000 meter persegi. Sedangkan Luas Daerah Rawan Genangan di Kotim tahun 2019 adalah 9.540.875 meter persegi.
“Maka Realisasi Persentase Penurunan titik lokasi banjir adalah 7,28% dari target yang ditetapkan sebesar 5,88%. Keberadaan Roadmap menjadi salah satu upaya yang sangat strategis dalam rangka mewujudkan upaya yang sinergis dan stategis dalam rangka meningkatkan kinerja Dinas SDABMBK PRKP,”tegasnya.
Adapun tambah Mentana, dalam rangka mengimplementasikan proyek perubahan, telah disusun milestone kinerja proyek perubahan yang terbagi dalam jangka pendek, menengah dan panjang.
Sedangkan Tim selanjutnya akan ditetapkan dengan menggunakan Keputusan Kepala Dinas SDABMBK PRKP Kotim. Dan diperoleh kesepakatan nama-nama anggota Tim Efektif Proyek Perubahan dan diharapkan Sekretaris Dinas segera menyusun draf SK untuk disampaikan kepada Kepala Dinas SDABMBK PRKP Kotim.
Diketahui ada 14 nama yang masuk dalam tim efektif yang terdiri dari pimpinan proyek, sekretaris proyek, Koordinator Tim Koordinasi, 3 orang anggota tim koordinasi, koordinator tim administrasi, 3 orang anggota koordinasi administrasi, koordinator tim teknis dan 3 orang anggota koordinator teknis.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post