SAMPIT – Dalam pembuatan roadmap banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ada beberapa hal yang perlu dilaksanakan sebelumnya agar hasil pemetaan wilayah rawan banjir tepat dan sesuai dengan keadaan di lapangan.
“Ada 10 milestone dalam pembuatan roadmap banjir di Kotim, dan semuanya sudah kita laksanakan. Diantaranya koordinasi dengan mentor, koordinasi dengan coach, membentuk tim efektif proyek
perubahan, melaksanakan FGD dengan melibatkan stakeholder terkait, melaksanakan konsutlasi kepada. pimpinan,”kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Dan Kawasaan Permukiman (SDABMBK PRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, Jumat 28 Juni 2024.
Selain itu lanjutnya, melaksanakan pembahasan dan finalisasi roadmap, melaksanakan sosialisasi roadmap, dan terakhir menyusun laporan proyek perubahan.
Manfaat dari penyusunan roadmap banjir ini sendiri khususnya untuk Peserta atau tim sebagai salah satu sarana dalama meningkatkan kompetensi kepemimpinan, sebagai salah satu inovasi untuk meningkatkan kinerja Dinas SDABMBK PRKP dan sebagai salah satu langkah aktualisasi pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan II Tahun 2024 Provinsi Jawa Timur.
Sedangkan untuk OPD bermanfaat meningkatkan sinergitas antara Dinas SDABMBK PRKP dengan stakeholder dalam penanganan banjir, memudahkan Dinas dalam menentukan taget dan realisasi penanganan banjir serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Hal ini juga bermanfaat bagi masyarakat yaitu untuk mengurangi resiko kerugian akibat bencana banjir yang melanda di Kotim, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus berupaya dan bersinergi dalam meningkatkan kinerja penanganan banjir, meningkatkan kelancaran / mobilitas masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”bebernya.
Sementara manfaat untuk Kotim adalah meningkatkan kualitas drainase dan ketersediaan infrastruktur penanganan banjir serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengkoordinasi Dinas/Instansi terkait dalam rangka penanganan banjir di Kotim.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post