SAMPIT – Sampit Expo 2024 yang diadakan selama seminggu yaitu dari tanggal 8 sampai dengan 15 Juni 2024 di Stadion 29 November, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur telah memberikan pengaruh yang positif bagi percepatan pembangunan ekonomi daerah.
Yakni dengan memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Tepat pada Sabtu 15 Juni 2024 kegiatan Sampit Expo telah usai.
Penutupan Sampit Expo tersebut secara simbolis ditutup oleh Wakil Bupati (Wabup) Irawati, bertempat di halaman Stadion 29 November Sampit. Bersamaan dengan kegiatan Sampit Expo juga dilaksanakan kejuaraan Tarkam (antar kampung) pada tanggal 13 sampai dengan 15 Juni 2024 dengan empat cabang olahraga yaitu bola voli, senam, bulutangkis, dan fun run, ditutup pula secara beriringan dengan Sampit Expo 2024.
“Sampit Expo kali ini diikuti oleh 115 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, Perusahaan, instansi pemerintah, dan komunitas kreatif yang ada di Kotim. Sementara pengunjung yang hadir sepanjang pelaksanaannya diperkirakan mencapai kurang lebih 12.000 orang,”kata ketua panita Zulhaidir, Senin 17 Juni 2024.
Disamping itu lanjutnya, penanda kesuksesan gelaran Sampit Expo, dilaporkan total transaksi yang terjadi selama pagelaran mencapai lebih dari Rp 3 milyar rupiah.
Sementara itu untuk beberapa stand menerima piagam penghargaan diantaranya stand terbaik diterima oleh Dekranasda, stand dengan pelayanan terbaik RSUD Murjani, Stand terinovatif BKPSDM, dan stand go green Dinas Lingkungan Hidup.
“Kita patut bersyukur seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Walaupun masih terdapat beberapa kekurangan, namun diharapkan panitia penyelenggara dan peserta dapat belajar dari kekurangan tersebut untuk pelaksanaan kegiatan serupa selanjutnya yang lebih baik,”ujarnya.
Sementara Bupati Kotim Halikinnor berharap kegiatan Sampit Expo 2024 ini dapat menjadi tradisi tahunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh pelaku usaha, baik mikro kecil menengah maupun besar, bagi masyarakat di seluruh lapisan, bagi kesejahteraan Kotim.
(dia/matakalteng)




