SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) kepada 11 Puskesmas di wilayah tersebut. Ini merupakan upaya Pemkab Kotim dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi warganya.
“Alhamdullilah kita sudah menerapkan ILP serta melakukan transformasi kesehatan di beberapa puskemas yang tersebar di Kotim,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, Kamis, 6 Juni 2024.
Disebutnya, saat ini telah ada 11 dar 21 Puskesmas yang ada di Kotim. ILP ini ke depan akan diterapkan keseluruh Puskemas yang ada. Saat ini sejumlah Puskesmas masih dalam proses akreditasi pusat.
“Kita masih menunggu, setelah hasil akreditasi semuanya keluar baru bisa diterapkan. Karena penerapan ILP sebagai bentuk transformasi kesehatan yang disesuaikan dengan siklus hidup,” ujar Umar.
Dijelaskannya, ILP itu terbagi menjadi 4 klaster, yakni klaster pertama yaitu klaster manajemen, kemudian klaster kedua yaitu layanan kesehatan ibu, anak, dan remaja, klaster 3 usia produktif dan lanjut usia (lansia), dan terakhir klaster 4 yaitu penanggulangan penularan penyakit.
Saat ini puskemas juga sudah memiliki fasilitas penunjang Laboratorium yang bisa melakukan pengecekan darah dengan lengkap, seperti pemeriksaan tipes, kolesterol, asam urat, gula darah dan lain-lainnya.
“Kami tentunya berharap dengan diterapkannya ILP ini, seluruh faskes pemerintah dapat memberikan layanan kepada masyarakat mengacu pada program nasional,” tegasnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post