SAMPIT – Kepala Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Raihansyah mengungkapkan pemerintah desa (Pemdes) dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus bersinergi. Ini sangat diperlukan supaya pengelolaan potensi lokal dapat optimal.
“Pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran yang sangat vital dalam meningkatkan potensi desa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ” katanya, Selasa 21 Mei 2024.
Disampaikan, apalagi saat ini setiap desa memiliki tantangan yang beragam. Sehingga perlunya sinerginanata kedua pihak tersebut. Dijelaskan, Pemdes memiliki peran dalam mengembangkan potensi desa. Mereka bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya desa, memberikan pelayanan publik, serta mengkoordinasikan pembangunan desa.
Beberapa peran pemerintah desa dalam mengembangkan potensi desa seperti mengidentifikasi dan menggali potensi desa yang ada, mengelola sumber daya desa secara efisien,mengimplementasikan program-program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan desa, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan desa dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung pembangunan desa.
Begitu juga BPD memiliki peran sangat penting dalam mengembangkan potensi desa. Sebagai lembaga perwakilan masyarakat, BPD bertugas untuk mengawasi dan memberikan masukan kepada pemerintah desa dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan desa. Seperti menggali aspirasi dan kebutuhan masyarakat desa dan menjembatani komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat.
Lanjutnya, oleh sebab itu pentingnya sinergi pemdes dengan BPD. Karena ia menilai dengan adanya sinergi tersebut, pemerintah desa dan BPD dapat saling bekerja sama untuk mencapai tujuan pembangunan desa yang lebih baik.
“Sinergi yang baik itu selain mengoptimalkan potensi juga bisa mensejahterakan masyarakatnya, ” ucapnya.
Ditambahkan, saat ini Pemkab Kotim juga terus berupaya untuk memberikan dukungan maksimal kepada seluruh desa melalui berbagai program dan kegiatan pembangunan. Meski demikian, kesuksesan implementasi dan dampak nyata dari setiap kebijakan sangat bergantung pada peran aktif dan efektif dari BPD.
“Makanya saya mengajak seluruh kepala desa dan anggota BPD untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi antar lembaga dalam mewujudkan visi bersama untuk desa-desa kita. Selain itu memperkuat komitmen kita dalam melayani masyarakat dan memajukan desa-desa kita,” tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post