SAMPIT – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam menyampaikan, saat ini pihaknya masih mencoba mengkomunikasikan kembali terkait bantuan untuk korban bencana banjir di wilayah Kotim terutama yang masih terendam banjir.
“Karena perintah dari Bupati kita harus memberikan bantuan menggunakan bahan pokok yang ada di Bulog. Ini masih dalam proses dan akan disalurkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) nantinya,”kata Multazam, Rabu, 15 Mei 2024.
Lanjutnya, sebelum ini pemerintah Kotim juga sudah memberikan bantuan sembako kepada sebanyak 1.110 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. Penyaluran paket sembako untuk itu dilakukan secara bertahap.
“Bantuan pertama kemarin merupakan gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng dan BPBD Kotim. Kalau yang selanjutnya ini langsung dari Dinsos nanti yang membagikan,”bebernya.
Selain dari pemerintah daerah, bantuan untuk korban banjir juga berdatangan dari pihak lain, seperti Kodim 1015/Sampit yang menyalurkan bantuan sembako untuk Desa Koling, kemudian Desa Sei Ubar Mandiri mendapat bantuan air bersih sebanyak 100 galon dari perusahaan besar swasta setempat, dan Desa Pantai Harapan yang mendapat bantuan sembako dari Koperasi Pantai Harapan Abadi.
“BPBD Kotim terus memantau perkembangan situasi banjir dan berkoordinasi dengan aparat desa maupun kecamatan, serta terus mengimbau warga yang terdampak banjir agar meningkatkan kewaspadaan,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post