SAMPIT – Camat Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Gusti Mukafi menilai, diperlukan koordinasi yang baik antara perangkat desa, pendamping desa serta kelurahan dan kecamatan untuk mewujudkan desa yang mandiri.
“Tentu saya sangat bersyukur bahwa pendamping desa yang ada di kecamatan Cempaga Hulu selalu rutin melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan. Karena progres kegiatan di desa sangat perlu diketahui untuk menilai sejauh mana yang akan kita capai,” ujarnya, Selasa, 5 Maret 2024.
Diharapkannya, koordinasi yang dilaksanakan oleh pendamping desa ini terus ditingkatkan terutama untuk melakukan pendampingan agar desa semakin mandiri. Karena dengan bersama sama maka semua harapan dan tujuan pasti bisa dicapai.
Diketahui, Kecamatan Cempaga Hulu memiliki 11 desa yang terdiri dari Desa Bukit Batu, Bukit Raya, Keruing, Pantai Harapan, Parit, Pelantaran, Pundu, Selucing, Sudan, Sungai Ubar Mandiri dan Tumbang Koling/Kuling.
“Kita berharap dengan adanya pendamping desa dapat membantu masyarakat di wilayah pedesaan khususnya yang ada di kecamatan Cempaga Hulu agar bisa lebih maju. Terutama dalam hal memberdayakan masyarakat desa,” ungkapnya.
Pendamping Desa adalah sebuah jabatan di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia yang pembentukannya berdasarkan Undang-Undang Desa, yang bertugas untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat di sebuah desa.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post