SAMPIT – Pengobatan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan dinilai dapat dilakukan dengan berbagi praktik baik antar anggota Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang ada di masing-masing satuan pendidikan.
“Selain melalui kegiatan langsung antar sekolahan yang ada di daerah, kita harapkan juga tim dalam TPPK ini aktif mengikuti webinar ataupun sosialisasi yang diselenggarakan oleh kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi. Terutama yang berkaitan dengan penguatan dan pencegahan kekerasan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, M Irfansyah, Selasa, 5 Maret 2024.
Ia mengingatkan, Kemendikbudristek mengadakan Webinar Sosialisasi dan Diskusi Penguatan Pencegahan Kekerasan bagi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dan Satuan Tugas (Satgas) PPKSP pada Selasa, 5 Maret 2024 pukul 13.30–15.30 WIB.
“Dalam webinar ini kita akan berbagi praktik baik pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan serta membagikan informasi berbagi modul dan materi yang dapat Bapak/Ibu guru gunakan untuk melakukan peningkatan kapasitas dalam hal pencegahan kekerasan di satuan pendidikan,” ucapnya.
Diharapkannya, sejumlah guru yang masuk dalam keanggotaan TPPK yang ada di Kotim mendaftarkan diri dalam webinar ini. Selain keuntungan nya mendapatkan tips dan trik untuk penguatan pencegahan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan, yang bersangkutan juga akan mendapatkan sertifikat elektronik
“Tentunya dari kegiatan ini kita berharap dapat mencegah terjadinya kekerasan di sekolah. Apalagi di Kotim sendiri sudah beberapa kali terjadi kasus tindak kekerasan di lingkungan sekolah, yang mana hal ini akan menciderai dunia pendidikan di daerah kita,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post