SAMPIT – Jelang Ramadan harga tiket kapal Dharma Lautan Utama mulai naik. Mulai Maret 2024 ini kenaikan yang terjadi sebesar 10 persen dari tarif dasar yaitu Rp290 ribu.
“Hal tersebut telah kami koordinasikan dengan manajemen kantor pusat untuk mengurai sering terjadi nya lonjakan menjelang Lebaran,” kata Manager DLU Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto, Sabtu 2 Maret 2024.
Dikatakan, per 1 Maret 2024 kemarin harga tiket kapal DLU yaitu Kirana I dengan rute Sampit – Semarang dan Kirana III rute Sampit – Surabaya sudah ada pola tarif bertingkat.
Sebelumnya, tarif dasar per orang yaitu sebesar Rp290 ribu, namun mulai H-40 sampai dengan H-30 Lebaran Idul Fitri terjadi kenaikan sebesar Rp10 ribu.
“Dua minggu sebelum puasa ini rata-rat penumpang sudah melayani kapasitas angkut yaitu 650 pelanggan yg pulang ke Jawa untuk Nyadaran atau ziarah kubur sebelum Ramadan. Akan tetapi masih menggunakan tarif normal yaitu Rp290 ribu,” sebutnya.
Lanjut Hendrik, para penumpang diharapkan segera mudik agar tidak terjadi lonjakan penumpang saat mendekati Lebaran. Selain itu, pada H-29 sampai H-23 Lebaran itu ada penurunan tarif sebesar 15 persen.
“Kenapa turun, hal ini untuk menarik minat agar calon pelanggan dapat mudik lebih awal dan tidak berdesakan dengan tarif lebih murah. Sedangkan pada H-22 sampai dengan H-11 harga tiket kembali naik sebesar 30 persen. Harga akan lebih naik yaitu 50 persen saat H-10 sampai dengan H-2 Lebaran,” sebutnya.
Ditambahkan, untuk sementara ini jadwal yang tersedia hanya lintasan Sampit -Surabaya dengan armada KM. Kirana III. Sedangkan lintasan Sampit – Semarang mesih konfirmasi karena kapal saat ini masih docking yaitu KM. Kirana I.
“Untuk H-15 sampai H-2 ada 4 call masing-masingb lintasan. Harapan kami untuk angkutan Lebaran hingga mendekati Lebaran tidak terkendala. Rencana DLU dari Sampit – Surabaya untuk H-30 sampai H-2 ada 7 call dan Sampit – Semarang juga sama. Sehingga semua ada 14 call selama angkutan Lebaran,” tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post