SAMPIT – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Agus Tripurna Tangkasiang mengungkapkan, perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL) tidak ada peningkatan meski pesta demokrasi akan dimulai yaitu pada 14 Februari 2024 ini.
“Untuk layanan-layanan perekaman baik di kantor Disdukcapil maupun di MPP Habaring Hurung masih sama saja seperti biasanya,” katanya, Kamis, 25 Januari 2024.
Lanjutnya, karena tidak terjadinya peningkatan terutama bagi remaja yang telah wajib berKTP, yaitu berusia 17 tahun. Diketahui usia tersebut telah masuk dalam katagori pemilih pemula pada Pemilu nanti.
Agus menduga banyak faktor yang menyebabkan pelajar yang sudah berusia 17 tahun belum melakukan perekaman karena alasan waktu, sehingga mereka ada yang belum sempat melakukan perekaman langsung ke kantor Disdukcapil. Oleh karena itu, pihaknya ingin memberikan kemudahan dengan melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah SMA/SLTA maupun SMK.
Karena berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang No.23 Tahun 2007 warga Indonesia berumur 17 tahun wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik atau KTP-el. Sementara pemerintah daerah juga wajib melakukan perekaman dan membantu proses pembuatan KTP-el kepada setiap warga saat mereka menginjak usia tersebut.
“Sudah menjadi komitmen kami dalam memberikan layanan perekaman data penduduk maupun layanan administrasi kependudukan lainnya kepada seluruh warga tanpa terkecuali,” tuturnya.
Disampaikan, dalam pelaksanaan jemput bola di sekolah pihaknya membawa alat lengkap untuk perekaman KTP-el. Hal itu guna melakukan pendataan mungkin sehingga nantinya siswa tak perlu menunggu.
“Selain mempercepat pengumpulan data kependudukan, perekaman data sejak dini juga dapat mengubah pola berpikir siswa tentang pengurusan administrasi. Biasanya mindset bahwa pengurusan administrasi itu ribet, ternyata mudah apalagi dengan adanya jemput bola. Semoga dengan adanya upaya kami, partisipasi pemilih pemula meningkat,” ucapnya.
(dev/matakalteng)






















Discussion about this post