SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menegaskan kembali bahwa tambahan penghasilan pegawai (TPP), insentif tenaga kesehatan hingga dana desa yang menunggak akan segera dilunasi pada Januari 2024 ini.
“Alhamdulillah sesuai janji saya kemarin, Januari tahun 2024 ini saya ingin TPP yang selama ini dikeluhkan oleh ASN, saya selesaikan,” tegas Halikinnor, Minggu 7 Januari 2024.
Itu ia sampaikan usai upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotim ke-71 tahun di Stadion 29 November Sampit. Halikinnor berjanji akan melunasi semua utang daerah, karena ia berkomitmen tidak akan meninggalkan utang pada periode pertama dia menjabat sebagai orang nomor satu di kabupaten yang berjuluk Bumi Habaring Hurung ini.
“Januari ini semua saya selesaikan. Jadi 2024 APBD kita Insyaallah menjadi APBD yang real, sesuai dengan pendapatan dan belanja. Dengan beban hutang yang sudah diselesaikan maka pembangunan lebih signifikan lagi,” ujarnya.
Berdasarkan hitungannya, Pemkab Kotim harus menganggarkan sekitar Rp154 miliar untuk TPP dan insentif.
Keterlambatan itu disampaikan Halikinnor karena masih menunggu transferan dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat memiliki hutang kepada Kotim masih Rp 130 miliar dan provinsi sekitar Rp77 miliar.
Namun, pemerintah daerah juga sempat memberhentikan kegiatan fisik yang sifatnya tidak urgent di tahun 2023 lalu. Ini agar anggaran yang ada dapat dialihkan untuk TPP dan insentif, sehingga pada tahun 2024 tidak ada lagi hutang.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post