SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor menegaskan, jika inflasi di Kabupaten setempat terkendali dengan baik menjelang Natal dan tahun baru 2024 atau Nataru. Inflasi Sampit saat ini berada di angka 0,58 persen.
“Hari ini kami melakukan rapat persiapan Natal dan Tahun Baru. Ini biasa dilakukan setiap tahun dan tadi pertama kita membicarakan masalah perkembangan inflasi di daerah kita,” katanya, Senin, 18 Desember 2023.
Disampaikannya, berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) wilayah setempat, inflasi di Kotim khususnya Kota Sampit terkendali. Disebutnya, jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8 persen, saat ini hanya 0,58 persen.
“Artinya ini sangat stabil sehingga kami sangat bersyukur sekalipun masih ada beberapa komoditi penyumbang inflasi,” sebutnya.
Komoditi yang masih menjadi penyumbang adalah beras, telur ayam ras, bawang merah dan cabai rawit.
Halikin mengungkapkan untuk beras hampir seluruh Indonesia harganya mengalami kenaikan. Jika secara nasional maka pihaknya hanya menunggu kebijaka dari pusat yang nantinya berdampak pada daerah.
“Tetapi kita tidak ada masalah karena stok beras kita di Bulog cukup, masih ada beberapa ribu ton. Selain itu, Kotim juga sudah mulai persiapan lahan untuk tanam, jadi Insyaallah untuk beras kita aman,” paparnya.
Sementara untuk komoditi lain yang dapat menyumbang inflasi tersebut, semua masih terkendali. Sehingga pihaknya tinggal mempertahankan itu.
“Tetapi jika nanti terjadi lonjakan atau terjadi kelangkaan di pasar, kami juga tidak tinggal diam. Kami akan melakukan intervensi pasar untuk penyeimbangan harga itu paling tidak barang tersedia,” timpalnya.
(dev/matakalteng)






















Discussion about this post