SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) batal menyerahkan bonus kepada atlet yang berprestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2023.
“Bonus atlet masih dalam proses, ini sudah mau keluar anggrannya,” kata Bupati Kotim Halikinnor, belum lama ini.
Pemkab Kotim telah menganggarkan sebesar Rp3,8 miliar untuk bonus atlet tersebut. Itu dianggarkan pada APBD perubahan tahun 2023.
Rencananya pada November ini bonus tersebut akan diserahkan. Lantaran masih dalam tahapan administrasi pencairan sehingga penyerahan ditunda.
“Desember insyaallah kami serahkan. Karena saya mengutamakan TPP PNS kita. Karena saya tidak mau TPP belum dibayarkan, harapannya Januari paling lambat untuk pembayaran TPP,” ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, untuk memotivasi para atletnya di Porprov dirinya menjanjikan akan memberi bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali dengan rincian bonus bagi perorangan yang memperoleh medali emas mendapat Rp 15 juta, perak Rp 10 juta, dan perunggu Rp 5 juta. Sementara bonus per-regu bagi peraih medali emas Rp 25 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 15 juta.
Motivasi yang diberikan itu ternyata mampu membuat Kotim menjadi juara umum pada Porprov XII Kalteng yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Kontingen Kotim berhasil mengantongi 319 medali terdiri dari 113 medali emas, 88 perak dan 118 perunggu.
Pemkab Kotim pun harus menganggarkan sebesar Rp3, 8 miliar untuk bonus berdasarkan perolehan medali tersebut.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post