SAMPIT – Kalimantan Tengah (Kalteng) secara keseluruhan masuk wilayah waspada peringatan dini cuaca, yakni potensi terjadi hujan disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi hingga 18 Oktober 2023.
“Khususnya untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sendiri, ada empat kecamatan yang berpotensi terjadi hujan yakni Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Bukit Santuai dan Mentaya Hulu,”kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Selasa, 17 Oktober 2023.
Namun demikian, secara keseluruhan di wilayah Kotim masih belum ada pertumbuhan awan hujan signifikan. Karena daerah kita masih kategori waspada peringatan dini cuaca, bukan wilayah peringatan atau zona merah.
“Sementara itu untuk titik panas masih terjadi peningkatan, khususnya di Kecamatan Teluk Sampit mencapai 402 titik panas. Yakni menjadi kecamatan paling banyak kemunculan titik panas di seluruh Kotim,”ujarnya.
Kemudian Kecamatan Mentaya Hilir Utara terdapat sebanyak 35 titik panas, Kecamatan Pulau Hanaut 33 titik panas, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang 32 titik dan Kecamatan Baamang 25 titik.
“Untuk masyarakat tetap waspada, karena memang hingga saat ini masih ada beberapa lahan yang sebelumnya terbakar masih mengeluarkan asap. Sehingga kemungkinan api masih hidup di bawah tanah,”pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post