SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Halikinnor, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengancam stabilitas keamanan. Salah satunya adalah video yang mengangkat isu “Sampit Jilid 2.”
“Kepada masyarakat, saya mohon agar tidak mudah terprovokasi oleh video ‘Sampit Jilid 2,” ucap Halikinnor dalam video yang berdurasi 2.05 detik, Rabu 11 Oktober 2023. Halikin mengingatkan bahwa penyebaran sejumlah video semacam itu dapat memicu isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan) dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami ingin menekankan bahwa Kamtibmas kita saat ini dalam keadaan aman dan kondusif,” tegasnya. Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan kelompok individu atau organisasi masyarakat (Ormas) yang mungkin berusaha menciptakan gesekan dan konflik sosial. Kemudian, penanganan terhadap isu lapangan, harus ditangani oleh pihak berwenang, pemerintah daerah, dan elemen-elemen masyarakat lainnya.
Orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini juga berharap agar kerjasama antara semua pihak dapat memastikan penyelesaian yang baik. “Saya juga menyampaikan bahwa PT Hamparan I, untuk penanganannya diserahkan kepada pihak yang berwajib, pemerintah daerah dan elemen- elemen masyarakat lainnya,” bebernya.
Selain itu, Halikin juga mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dan khususnya warga Kotim untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tujuannya adalah agar penanganan masalah ini bisa berjalan lancar dan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, terutama di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post