SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor menyebutkan, sepinya pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) yang terjadi saat ini merupakan hukum pasar. Pasar di Kotim saat ini tergantung dari masyarakat terkait kecocokannya.
“Kemarin untuk perbaikan pasar PPM sudah dianggarkan, bahkan saat pengecekan kita sampaikan ke Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin),” katanya, Selasa 19 September 2023.
Lanjut Halikin, sebelumnya plafon di pasar tersebut sempat juga diperbaiki. Sementara untuk perbaikan lantai pihaknya sudah menginstruksikan untuk dimasukkan anggarannya.
“Tapi saya tidak tahu sudah direalisasikan atau belum. Apakah karena saya pending semua kegiatan OPD makannya tertahan,” ucapnya.
Namun lebih lanjut Halikinnor menegaskan, untuk perbaikan pasar PPM merupakan kegiatan urgent, sehingga tetap dapat dilaksanakan kegiatannya. Karena telah ditegaskan olehnya, kegiatan yang dihentikan merupakan yang tidak urgent.
“Ingat yang tidak urgent, tapi kalau urgent sifatnya tetap contoh seperti pasar PPM. Sebenarnya sudah kita perbaiki dulu pada bagian depannya terutama gorong-gorongnya untuk memudahkan akses,” tegasnya.
Namun menurut mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim ini, misalnya sepi pembeli itu dampak atau hukum pasar. Karena pasar sekarang ini tidak bisa terlalu dikondisikan. Misalnya saja, pemda banyak membangun pasar namun tidak berfungsi.
“Makanya saya tidak mau membangun pasar, tapi merenovasi saja. Kenapa pasar itu tercipta sendiri oleh masyarakat, kalau tidak cocok oleh masyarakatnya maka akan sepi. Seperti pasar di Kota Besi, Pundu itu bagus bangunan pasarnya tapi tidak ditempati. Makanya saya perbaiki pasar yang ada,” paparnya.
Lanjutnya, sepinya pasar juga bisa jadi karena masayarakat tidak mau jauh dari rumah, mereka lebih suka berbelanja dengan pick up atau motor yang keliling. “Bahkan sekarang belanja online. Ini namanya perubahan teknologi, ya pengusaha harus mengikuti dan pedagang bisa beradaptasi dengan teknologi,” sarannya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post