SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor prihatin dengan insiden yang terjadi pada atlet futsal asal Kabupaten Kapuas saat berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) XII di Sampit.
“Jadi inilah namanya dalam pertandingan apalagi pertandingan seperti sepak bola dan futsal suasananya agak panas,” kata Halikinnor, Jumat 28 Juli 2023.
Halikinnor langsung menjenguk salah seorang atlet asal Kabupaten Kapuas yang cedera dan dirawat di RSUD dr Murjani Sampit. Kunjungannya itu sebagai bentuk keprihatinan dirinya terhadap atlet futsal yang sempat dilarikan ke rumah sakit itu yang dikabarkan terkena pukul.
Disampaikan Halikin, dirinya selalu mengingatkan kepada para atlet agar selalu menjaga sportivitas dan kebersamaan. Karena Porprov Kalteng ini event yang menjujung tinggi kebersamaan atau persaudaraan lantaran sesama masyarakat Kalteng sekalipun pertandingan.
“Karena ini event lebih kepada pada persaudaraan sesama kita, apalagi ini Kalteng tapi karena ada insiden terjadi ya kita prihatin juga terhadap atlet itu. Alhamdulillah saya tadi ke rumah sakit melihat kondisi atlet semua sudah sembuh tidak ada yang diopname lagi,” terangnya.
Lanjut Halikin, melihat laporan hasil dokter rumah sakit yang menangani atlet cidera, tidak ada masalah yang serius. Dirinya pun berharap ke depan tidak ada lagi insiden serupa seperti adu fisik atau lainnya yang dapat merusak kebersamaan.
“Nanti kita juga akan evaluasi keamanannya serta memperketat keamanan dengan lebih maksimalkan,” ujar Halikinnor yang juga Ketua Umum Porprov Kalteng XII.
Sebagai tuan rumah, orang nomor satu di Kabupaten Kotim ini akan memberikan pelayanan terbaik kepada semua tamu, khususnya para atlet yang bertanding. Bahkan pihaknya menyiapkan ruangan perawatan khusus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Murjani Sampit.
Ditambahkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim Ahyar Umar, pihaknya telah melakukan koordinasi kepada dua belah pihak yaitu antara PSSI Kapuas dan Barito Utara belum lama ini. Meski dilakukan tidak secara resmi namun semuanya telah kembali baik.
“Alhamdulillah sekarang bersangkutan sudah sehat dan mereka sekarang sudah kembali ke pemondokannya intinya mereka sudah aman. Dan Kapuas hari ini main,” tambahnya.
Disampaikan Ahyar, kabar yang beredar tentang atlet futsal asal Kapuas dengan Barito Utara yaitu adanya pemukulan, sebenarnya insiden saat bertanding atau insiden sesama pemain bukan dari orang luar.
“Tapi kami akan lakukan investigasi, tapi perlu dipahami kita ini bukan level nasional tidak bisa mereview kembali kejadian itu, yang bisa meminta keterangan paling perangkat pertandingan. Mereka sudah saya minta keterangan kemarin untuk sementara keterangan dari mereka bahwa insiden di lapangan bukan insiden dengan orang luar artinya pemain sama pemain mudah-mudahan ini tidak berkelanjutan lagi,” terangnya.
Dirinya pun meminta kepada para kontingen untuk memberikan edukasi terhadap atletnya supaya tidak melakukan hal-hal yang di luar ketentuan. Sehingga tidak ada lagi peristiwa yang tidak diinginkan.
“Tapi sekarang semua sudah baik-baik saja, atletnya sudah sehat bahkan menurut visum dari dokter kemarin tidak ada yang fatal. Intinya kami akan mengakomodir apapun yang diinginkan oleh peserta selama itu masih bisa kita tangani,” tegasnya.
(dev/matakalteng.com)




















Discussion about this post