SAMPIT – Rapat pembahasan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun anggaran 2022, antara legislatif dan eksekutif telah dilaksanakan.
“Hal ini merupakan implementasi dari fungsi dan peran dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) sebagai pengawas jalannya pemerintahan di Kabupaten Kotim dan untuk mengetahui sejauh mana realisasi fisik dan sarana prasarana atas penyerapan anggaran serta kualitas hasil pembangunan yang riil di lapangan apakah telah sesuai dengan apa yang dilaporkan,”kata Anggota DPRD Kotim, M Kurniawan Anwar, Sabtu 22 Juli 2023.
Tambahnya, iya mewakili lembaga DPRD, memberi apresiasi untuk capaian pemerintah daerah pada tahun anggaran 2022 yang lalu, dengan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP).
“Melihat kondisi keuangan saat ini, dan dengan hasil pembahasan yang telah dilaksanakan tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2022, DPRD Koti menyarankan agar Silpa digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai peruntukkan dan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku,”tegasnya.
Pihaknya juga mendorong dan mendukung penuh pemerintah daerah agar bisa menggali lebih dalam lagi pendapatan asli daerah, dari pajak daerah dan retribusi daerah, serta dana bagi hasil dengan provinsi agar terus diperjuangkan untuk mencukupi APBD tahun anggaran berikutnya.
Disebutkannya, kesimpulan dari rapat gabungan tersebut bahwa realisasi selama tahun anggaran 2022 adalah PAD Rp 303.074.431.700,63, pendapatan transfer Rp 1.619.938.853.576,23, lain-lain pendapatan yang sah Rp 1.652.423.757,90 jumlah pendapatan Rp 1.924.665.709.034,76.
Belanja operasional Rp 1.340.611.368.387,84, belanja modal Rp 322.434.640.879,28, belanja tidak terduga Rp 4.076.836.233,00, jumlah belanja Rp 1.667.122.845.500,12, surflus atau defisit Rp 21.802.137.272,64.
Penerimaan pembiayaan Rp 200.048.910.392,03, pengeluaran pembiayaan Rp14. 015.000.000,00, jumlah pembiayaan netto Rp 186.033.910.392,03, sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) Rp 207.836.047.664,67.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post