SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung Wakil Ketua I DPRD Kotim, Rudianur yang berupaya relokasi para pedagang pasar dadakan di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) ke Pasar Raja Bungsu karena dinilai mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami mendukung relokasi pedagang, agar pasar yang dibangun dengan APBN itu tidak mangkrak,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Fajrurrahman, Selasa, 31 Januari 2023.
Pasar ini memiliki luas lahan berukuran 50 x 200 meter, kurang lebih 1 hektar. Namun dirinya menegaskan lagi, jika telah didukung terutama dalam segi pembangunan gedung pasar, maka harus difungsikan dan dimanfaatkan dengan baik. Serta aset yang ada itu harus dijaga, selain untuk kepentingan masyarakat juga dinilai mampu menambah PAD bagi daerah ini.
“Jangan sampai kami beri APBD tapi tidak berfungsi. Jangan sampai pembangunan yang kita lakukan tidak dimanfaatkan. Jaga aset serta manfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan PAD,” ucapnya.
Sedikitnya ada 300 pedagang di pasar dadakan yang biasanya buka pada hari Selasa, Kamis dan Minggu. Sebagian pedagang sudah berpindah. Namun pada nyatanya, Pasar Raja Bungsu mangkrak, hanya akan ramai pada hari Minggu saja.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post