SAMPIT – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur (Kotim) akan memperkenalkan lebih dalam tentang keberadaan topeng budaya (Babukung) melalui lomba kreasi topeng.
Kepala Disbudpar Kotim, Ellena Rosie melalui Kepala Bidang Sejarah Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Muhammad Yusdiannur berharap, dengan diadakannya lomba kreasi topeng, masyarakat Kotim lebih mengenal budaya serta juga menambah koleksi kearifan lokal yang ada wilayah setempat.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih mengenal budaya Babukung. Dan nantinya akan menambah koleksi kita,” katanya, Selasa 19 Juli 2022.
Lomba topeng budaya itu sengaja digelar untuk memperkenalkan salah satu kearifan lokal, terutama kepada generasi muda. Pasalnya banyak dari mereka yang tidak tahu hal ini.
Oleh sebab itu, Disbudpar Kotim berupaya menjembatani pemuda di Bumi Habaring Hurung ini untuk mengenal kebudayaan lokal dengan menggelar lomba kreasi bagi siswa dan mahasiswa.
“Lomba kreasi topeng tradisional itu dibuka hingga tanggal 12 Agustus 2022, dan final yang awalnya 26-29 Juli 2022 akan dilaksanakan 13-14 Agustus 2022. Kegiatan dalam Public Culture Kotim 2022 oleh Disbudpar Kotim dan UPTD Museum Kayu Sampit,” imbuhnya.
Diketahui bahwa Public Culture Tahun 2022 diadakan untuk memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 77 dan hari ulang tahun Museum Kayu Sampit ke 18. Nantinya, juga ada lomba tari kreasi modern, melukis di nampah atau nyiru, membaca puisi, dan kegiatan berkemah malam hari di Museum Kayu Sampit.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post