SAMPIT – Tindak kriminal cenderung meningkat pada saat bulan Ramadhan, bahkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kotim AKBP Sarpani menyebutkan, pedagang merupakan yang paling rawan menjadi incaran pelaku kejahatan saat bulan Ramadhan ini, khususnya para penjual perhiasan.
“Tingkatkan kewaspadaan. Jangan sendirian saat berjualan, apalagi hingga malam hari, harus berdua atau bertiga. Kalau bisa, pasang kamera pengawas atau CCTV di toko untuk membantu pengawasan. Apalagi jika toko sedang ramai, biasanya pelaku pencurian siap beraksi karena pedagang sedang lengah melayani banyak pembeli,” ucapnya, Selasa 26 April 2022.
Aksi pencurian maupun kejahatan tidak pernah mengenal waktu maupun tempat. Sebab itu lah, dengan adanya CCTV, selain dapat memantau keamanan toko, juga meminimalisir terjadinya aksi pencurian, karena pelaku akan berpikir lagi untuk melancarkan aksinya.
“Saya juga telah memerintahkan seluruh jajaran memperketat patroli selama Ramadan. Setiap malam, patroli dibagi menjadi beberapa regu dan dikerahkan ke daerah rawan aksi kejahatan. Namun demikian, patroli saja tidak cukup dilakukan jika masyarakat tidak waspada terhadap keamanan diri dan toko,” terangnya.
Polisi berpangkat dua melati emas ini melanjutkan, karena kejahatan bisa terjadi saat adanya kesempatan, pemilik toko jangan sampai lengah dan mengecek kembali ketika ingin menutup toko, harus dipastikan sudah terkunci dengan benar.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post