SAMPIT – Sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) Bridge yang tergabung dalam 2 tim dari Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti Kejuaraan Bridge Piala Pahlawan ke XXX di Hotel Utami Sidoarjo. Puluhan tim dari berbagai daerah bertanding dalam olahraga fikiran ini.
“Tim Kotim 1 atas nama saya, Jayadi, Sudarmono dan Alfi. Pada tim Kotim 2 diisi oleh Apuanur, Aspanur, Noer Imanzal dan Dendy. Total yang bertanding ada sekitar 48 tim. Ada 9 sesi pertandingan dibagi menjadi dua hari. Sesi pertama hingga sesi 5 itu di hari Sabtu, sesi selanjutnya hingga berakhir dilaksanakan hari ini,” kata seorang atlet yang ikut berlaga, Mahmudd’in, Minggu 21 November 2021.
Sementara pada sesi ke 5 Tim Kotim 2 menduduki peringkat 5 dan Tim Kotim 1 di peringkat 23. “Untuk persiapan sebenarnya tidak ada yang khusus, tapi hampir setiap malam kami latihan secara online, dan bisa juga main secara langsung yang dilaksanakan di kampus STKIP Muhammadiyah Sampit setiap malam sabtu dan minggu,” tegasnya.
Pihaknya pernah menjadi juara umum dengan 6 medali emas yang diperebutkan semua disapu bersih pada saat Porprov tahun 2018 di Muara Teweh. “Mengikuti kejuaraan ini sekaligus sebagai pemanasan atau try out untuk persiapan Porprov yang akan dilaksanakan di Sampit. Harapan kami masuk 10 besar dari seluruh tim yang kurang lebih 50 tim itu cukup memuaskan, karena masing-masing tim cukup bagus dan baik,”ujar Mahmu’ddin yang juga official pemain.
Bridge atau contract bridge adalah permainan kartu yang mengandalkan baik kemampuan bermain maupun keuntungan. Empat pemain duduk saling berhadapan dengan pasangannya di satu meja.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post