SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta program Tim Penggeraknya (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak hanya dijadikan kumpul-kumpul diantara kader saja. Hal itu diungkapkannya saat melantik Ketua PKK kecamatan di Kotim, Senin 18 Oktober 2021.
“Dengan keterbatasan dana dari pemerintah, menuntut kita semua harus pandai memanfaatkan potensi setiap wilayah, sehingga seluruh kader dapat melaksanakan programnya dengan baik,” kata Halikinnor.
Sembilan ketua PKK dari 9 kecamatan yang baru dilantik itu juga dituntut agar dapat melakukan penyesuaian dan mempunyai program unggulan yang menjadi ciri khas di setiap tingkatan. “Serta selalu melibatkan masyarakat secara aktif baik itu proses perencanaan, pelaksanaan dalam setiap programnya,” ucapnya.
Sementara Ketua TP PKK Kotim Khairiyah Halikinnor mengatakan sembilan Ketua TP PKK kecamatan yang dilantik diantaranya Kecamatan Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Cempaga, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Tualan Hulu, Mentaya Hulu, Kota Besi, dan Seranau. “Pelantikan ini kami lakukan agar Ketua TP PKK yang merupakan istri dari camat yang baru dilantik itu dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan 10 program ditingkat kecamatan, kelurahan dan desa,” ungkapnya.
Dirinya juga mengingatkan bahwa sebagai anggota TP PKK itu lebih mengedepankan sifat sebagai relawan, peduli terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Sebagai misi TP PKK yaitu meningkatkan pembentukan karakter keluarga, dan pendidikan serta ekonomi keluarga melalui keterampilan program PKK. Dengan harapan itu semua tercapai,” tutupnya.
(dev/matakakteng.com)






















Discussion about this post