SAMPIT – Vaksinasi pelajar di Kotawaringin Timur (Kotim) sementara ini terpaksa ditunda lantaran keterbatasan ketersediaan vaksin di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Salah satunya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Sampit yang sebelumnya sudah sempat melakukan gelombang pertama dengan 400 siswa pada Kamis 7 Oktober 2021 lalu.
“Baru 400 siswa yang sudah divaksin, dan masih ada 372 siswa yang belum mengikuti vaksin, rencananya kemarin mau dilakukan hari ini namun ternyata ditunda,” kata Kepala SMPN 2 Sampit Abdurrahman, Sabtu 9 Oktober 2021.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu koordinasi dari Dinkes Kotim untuk jadwal pelaksanaan vaksinasi di sekolahnya. “Kapanpun kami siap kalau sudah ada jadwalnya, karena anak-anak juga semuanya Insya Allah sudah siap dengan persetujuan orang tua masing-masing,” tegasnya.
Abdurrahman mengaku, mendukung penuh upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan melakukan vaksinasi terhadap pelajar salah satunya. Pasalnya dirinya menilai vaksinasi juga penting tidak hanya bagi pendidik namun juga para pelajar. “Semoga dengan nantinya sudah tervaksin semua, dapat membentuk kekebalan tubuh yang lebih tinggi dari sebelumnya, sehingga pelaksanaan belajar mengajar di sekolah dapat berlangsung dengan aman dan bebas dari Covid-19,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post