SAMPIT – Banjir yang terjadi di Kotawaringin Timur (Kotim) semakin parah, bahkan kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit turut terendam banjir.
Padahal menurut Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, tahun-tahun sebelumnya hal ini belum pernah terjadi. Bahkan banjir sampai masuk ke dalam ruang kerja kantor BMKG.
“Hari ini Rabu 8 September 2021 banjir sudah mulai surut, tidak separah kemarin pasca diguyur hujan lebat. Kemarin air masuk ke dalam kantor dengan ketinggian kurang lebih 10 cm,” kata Musuhanaya, Rabu 8 September 2021.
Lanjutnya, tidak hanya menggenangi halaman dan teras kantor saja namun air juga masuk ke dalam ruang observasi. Meski demikian, dalam keadaan banjir tersebut pihaknya tetap melakukan pekerjaan seperti biasanya.
“Data parameter cuaca dari hasil pengamatan udara permukaan di Stasiun Meteorologi H Asan Kotim yang terletak di Kecamatan Baamang mencatat telah terjadi hujan disertai guntur pada 6 September 2021 dari Jam 15.30 WIB hingga 7 September 2021 Jam 02.00 WIB dengan intensitas 124.4 mm (hujan sangat lebat) di Kotim,” jelasnya.
Sehingga dampak dari hujan sangat lebat tersebur mengakibatkan genangan air di Sebagian Apron Bandara H Asan Sampit dan lingkungan kantor BMKG serta banjir di Jalan Jendral Sudirman Km 4.
Hujan lebat yang terjadi disebabkan adanya awan konvektif yang dipicu dari fenomena skala global, regional, dan lokal meteorologi seperti suhu muka laut, pola angin, dan kelembaban lapisan 800 mb, 700 mb, dan 500 mb sehinggan melalui penginderaan jarak jauh satelit cuaca terlihat awan konvektif. Hal tersebut berdampak terjadinya hujan lebat disertai guntur yang menyebabkan genangan air di beberapa ruas Jalan Cilik Riwut sehingga mengganggu transportasi masyarakat.
“Untuk 1 minggu kedepan, perlu diwaspadai potensi hujan ringan hingga sedang secara tiba-tiba yang dapat disertai guntur dan angin kencang di wilayah Kotim pada siang hingga malam hari,” pungkasnya.
(dia/hab/matakalteng.com)





















Discussion about this post