• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Banyaknya Perkebunan Kelapa Sawit Ternyata Pengaruhi Kualitas Air Sungai

Banyaknya Perkebunan Kelapa Sawit Ternyata Pengaruhi Kualitas Air Sungai

Rabu, 7 Oktober 2020
in Kotawaringin Timur
A A
Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Berangkat dari ikon Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yaitu ikan jelawat. Ternyata tidak menunjukkan bahwa Kotim merupakan penghasil ikan jelawat yang besar. Pasalnya diketahui, hingga saat ini pemasok terbesar ikan jelawat ke Kotim yaitu dari kabupaten tetangga, Kabupaten Seruyan.

Kepala Dinas Pertanian Heriyanto mengatakan, dengan ditetapkannya oleh Bupati Kotim Supian Hadi ikon patung ikan jelawat. Menjadi tantangan tersendiri untuk pihaknya membudidayakan ikan jelawat di Kotim.

Baca juga berita lainnya

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

“Kemarin kita juga ada kegiatan budi daya di Samuda. Masyarakat disana menyurati Dinas Perikanan meminta dilakukan pengecekkan kolam dan petunjuk kira-kira benih apa yang cocok,” ujarnya, Rabu 7 Oktober 2020.

Lanjutnya, sehingga pihaknya dari Dinas Perikanan turun langsung kelapangan untuk melakukan diskusi dengan warga setempat serta melakukan pengecekkan kualitas air, tanah dan struktur tanah disana. 

“Terkait ikan jelawat yang sempat kosong di Kotim, kendalanya untuk membudidayakan di Kotim adalah kualitas air. Kita sudah melakukan kajian bekerjasama dengan balai riset sudah pernah turun untuk mengecek. Hampir semua jenis ikan tidak cocok dibudi daya di Kotim, namun yang paling berat untuk jelawat karena masa panennya lama,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk budidaya ikan mas misalnya waktunya hanya 7 bulan sehingga bisa di atur. Dimana kualitas air biasanya berubah drastis ketika curah hujan tinggi seperti saat ini atau mulai memasuki musim hujan.

“Air yang dari atas turun ke sungai semua, dan di daerah kita ini banyak terdapat perkebunan kelapa sawit di daerah atas. Sehingga saat musim hujan air sudah tidak bagus untuk ikan di sungai,” sebutnya.

Menurutnya, budidaya menggunakan sistem kolam dengan terpal bisa namun hanya sedikit. Tidak mencukupi kebutuhan, yang mengerjakannya kesulitan namun hasil yang di dapat sedikit. Sehungga kebutuhan di Kotim tidak akan mencukupi.

“Pasokan ikan jelawat yang ada di pasar kebanyakan di ambil dari Telaga Pulang Kabupaten Seruyan paling banyak. Dari Kotim ada juga seperti dari Desa Camba namun tidak banyak. Kotim ini sebetulnya dari dulu perikanan untuk jelawat tidak ditempatkan di sungai mentaya, karena jelawat memang tidak cocok diperairan sungai mentaya,” tambahnya lagi.

Sedangkan untuk di seruyan airnya memang bagus untuk jelawat. Namun dalam tiga hingga empat tahun terakhir ini Dinas Perikanan Kotim sudah mulai membudiyakan ikan jelawat di danau, karena dari riset di Kotim ini cocok budidaya jelawat di danau.

“Salah satunya di Tanah Mas. Tahun kemarin di tabur 90 ribu bibit dan sekarang sudah mulai besar-besar. Dan di Kuala Kuayan ada juga sudah ditabur 3 ribu,” tutupnya.

(dia/matakalteng.com)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

44 Titik Panas Muncul di Kotim

Next Post

Bupati Lamandau Terima Bantuan Rp722 Juta dari BRI

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Antisipasi Genangan Jelang Penerbangan Perdana Super Air Jet, Bandara H Asan Perkuat Koordinasi dengan Pemkab Kotim

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Belanja Pegawai 30 Persen APBD Bakal Ditinjau, Daerah Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Beban PPPK

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Sempat Tertunda Karena Cuaca, Penerbangan Super Air Jet Diharapkan Perkuat Konektivitas Kotim, Seruyan dan Katingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Dishub Kotim Minta Warga Laporkan Truk Besar yang Masih Melintas di Dalam Kota

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Penantian 21 Tahun Menuju Kepastian, Pemkab Kotim Siapkan Hibah Lahan untuk Hindu Kaharingan

Selasa, 9 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Drainase Ujung Bandara H Asan Jadi Perhatian, Bupati Ingin Runway Bebas Genangan

Selasa, 9 Juni 2026
Load More
Next Post

Bupati Lamandau Terima Bantuan Rp722 Juta dari BRI

Pengesahan UU Ciptakerja Akan Berdampak Buruk Bagi Perkembangan Investasi Daerah

Masa Paceklik, Pemerintah Kotim Diminta Perhatikan Nasib Nelayan

Rakordal Pelaksanaan Rencana Pembangunan Triwulan III Pemkab Lamandau

Halikinnor Terima Penghargaan Lencana Tanda Jasa Tokoh Dayak

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK