SAMPIT – Ratusan Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) keluhkan pelayanan publik yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Pasalnya ada ratusan warga yang masih belum kebagian kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.
“Saya ingin mengganti KTP sementara dengan e-KTP. Sudah satu tahun lebih saya belum mendapatkan e-KTP,” kata Novi salah seorang warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang saat dibincangi wartawan ini di kantor Disdukcapil Kotim, Senin 6 Januari 2020.
Novi beserta teman-temannya sudah datang dan mengantri dari pukul 06.00 WIB. Namun perjuangan mereka sia-sia. Sebab, blanko yang ada di kantor dinas setempat telah dinyatakan habis sekitar pukul 09.30 WIB.
“Dari tadi semuanya saling serobot antrian. Tidak ada yang ngatur. Seharusnya disini ada nomor antrian dan pegawai yang bertugas mengatur antrian. Ini malah dibiarkan berdesakan dan saling serobot. Kasian kami yang dari pagi sudah ada disini tapi pulang tidak membawa apa-apa,” keluh perempuan berparas cantik ini.
Dari pantauan matakalteng.com, lokasi halaman kantor hingga ke Jalan HM Arsyad dipenuhi dengan warga yang hendak mengambil e-KTP. Jalan sempat macet karena hal itu, sehingga personel Satlantas Polres Kotim dikerahkan untuk mengatur area tersebut. Sejauh ini diketahui jika di Disdukcapil Kotim hanya menyediakan 500 blanko, tidak sebanding dengan jumlah warga yang datang.
Sementara itu, Kadisdukcapil Kotim Agus Tripurna Takasiang tidak memberikan komentar apapun. Melalui pegawainya, Agus menolak untuk diwawancari pada hari ini. Mereka menjadwalkan wawancara dengan rekan media pada esok hari, tepatnya hari Selasa, 7 Januari 2020, sekitar pukul 08.00 WIB.
(shb/matakalteng.com)





















Discussion about this post