SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencintai lingkungan dan membudayakan menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi dan bumi dimasa mendatang.
“Jadikan penanaman pohon sebagai budaya. Buktikan kalo kita itu peduli dan cinta terhadap lingkungan,” kata Supian Hadi saat memperingati Hari Penanaman Pohon Indonesia, Senin, 11 November 2019.
Orang nomor 1 di Bumi Habaring Hurung ini mengatakan sumber daya alam jika terus menerus digunakan tanpa adanya pembaharuan maka akan berdampak negatif untuk keberlangsungan kehidupan. Perekonomian, pembangunan sosial dan pembangunan budaya di Kotim tidak terlepas dari sumber daya hujan.
“Semuanya saling ketergantungan. Makanya kita tidak boleh merusak lingkungan hutan, terlebih melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” tutur Bupati yang sudah menjabat selama dua periode ini.
Pemerintah daerah masih melakukan upaya penghijauan dan memperbanyak ruang terbuka hijau. Namun hal ini masih belum bisa terlaksana sepenuhnya jika tidak ada dukungan dari masyarakat.
“Mudah-mudahan sumber daya dan lingkungan hidup di Kotim dapat terus terjaga. Mari kita budayakan cinta lingkungan dan menanam pohon. Hal kecil lainnya yang berdampak signifikan adalah dengan cara membuang sampah pada tempatnya,” tukas Bupati Kotim.
(shb/matakalteng.com)














Discussion about this post