PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) menerima kunjungan organisasi internasional asal Jepang, Koso Nippon, Sabtu 10 Mei 2025.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh perwakilan Koso Nippon, Taki Kitada dan Hagusa Masuhino, serta fasilitator nasional dari Surabaya, Azrohal. Sekretaris Daerah Kobar, Rody Iskandar, turut hadir dalam audiensi sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Koso Nippon merupakan lembaga nirlaba yang berfokus pada evaluasi program pembangunan. Dalam kunjungannya, mereka menawarkan kerja sama pendampingan bagi pemerintah daerah dalam meninjau dan menilai efektivitas berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan.
Evaluasi ini dirancang secara partisipatif, dengan melibatkan masyarakat serta pihak luar daerah, termasuk dari kabupaten tetangga, guna memastikan penilaian yang objektif dan menyeluruh.
Rody menjelaskan, tahapan awal kegiatan evaluasi dimulai dengan pemilihan program yang akan direview pembentukan tim evaluasi yang melibatkan Bappedalitbang dan perangkat daerah terkait, serta pelibatan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mendukung aspek publikasi.
Proses review akan dilaksanakan langsung di lapangan bersama masyarakat sebagai subjek utama penerima manfaat. “Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong perbaikan kualitas tata kelola program pembangunan di Kotawaringin Barat secara berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Program-program yang berpotensi untuk dievaluasi meliputi antara lain bantuan makanan bergizi, penyediaan air bersih, serta pelatihan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Sebagai bentuk dukungan teknis, Koso Nippon juga akan memberikan pelatihan kepada tim evaluasi daerah dalam menyusun indikator evaluasi serta mendampingi langsung proses review di lapangan.
Seluruh rangkaian persiapan direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat, dengan pelaksanaan review dijadwalkan pada bulan September 2025. Menariknya, Kabupaten Kobar menjadi daerah pertama di Kalimantan yang mendapat kesempatan pendampingan dari Koso Nippon. Sebelumnya, lembaga ini telah bekerja sama dengan beberapa daerah di Indonesia, seperti Kabupaten Bantul (DI Yogyakarta), Kabupaten Sinjai (Sulawesi Selatan), dan Kota Surabaya (Jawa Timur).
(lih/matakalteng)






















Discussion about this post