PANGKALAN BUN – Dalam rangka memperluas akses permodalan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pangkalan Bun bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kotawaringin Barat menggelar Temu Usaha Akses Permodalan UMi di Aula UMKM Disperindag kabupaten setempat, Kamis 14 November 2024.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 pengurus dan pengawas koperasi di wilayah tersebut. Dalam hal ini pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan usaha mikro melalui program pembiayaan Ultramikro (UMi).
Kepala DisperindagkopUKM Alfan Khusnaini menyampaikan program UMi merupakan wujud nyata kolaborasi antara Kementerian Keuangan dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk memberdayakan pelaku usaha mikro.
“Program UMi ini adalah komitmen bersama pemerintah Indonesia melalui Kemenkeu dan Pemkab Kobar untuk memberdayakan dan mengembangkan usaha mikro, menaikkan kelas pelaku usaha ultramikro, dan meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPPN Pangkalan Bun, Edy Santoso, menegaskan kesiapan KPPN dalam mendukung implementasi program ini.
“Kami akan terus terbuka memberikan pelayanan dan menantikan kerja sama pengajuan pembiayaan UMi dari bapak ibu pengurus koperasi se-Kabupaten Kotawaringin Barat. Kami juga akan melakukan pendampingan kepada kreditur maupun koperasi sebagai penyalur pembiayaan UMi ini,” ujarnya.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan koperasi di Kabupaten Kotawaringin Barat dapat memanfaatkan program UMi secara maksimal untuk mendukung usaha anggotanya, memperkuat sektor ekonomi mikro, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
(ga/matakalteng)






















Discussion about this post