PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp500 miliar. Hal itu dikatakan Pj Bupati Kobar, Anang Dirjo.
Menurutnya, untuk membangun Kabupaten Kobar dibutuhkan anggaran yang besar. Selain anggaran dari pusat, pemerintah daerah harus mengganli potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Penjabat Bupati Kobar, Anang Dirjo mengatakan, pembangunan Kobar bakal lambat jika APBD kecil. Maka dibutuhlan kerjasama dengan seluruh pihak untuk menggali PAD di Kobar.
“Khususnya dari Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) ini harus aktif menggali potensi agar PAD tinggi,” ujarnya, Rabu, 3 Mei 2023.
Menurutnya, Bapenda juga juga dipersilakan belajar ke daerah lain terkait inovasi penggalian PAD. Disana bisa belajar apa saja yang diterapkan daerah dalam menggali pundi-pundi pendapatan.
“Sebenarnya ini tergantung kejelian pejabat. Seperti reklame ini sangat. potensi untuk di kembangkan. Pasalnya sekarang banyak orang yang ingin memasarkan produk dengan reklame,” katanya.
Jika sekali pasang itu mencapai puluhan juta, maka jika dikembangkan di banyak sudut baikndi kota hingga luar kota. Maka potensi PAD sangat tinggi.
“Itu baru satu item, belum lagi pajak tambang yang tengah kita bidik. Sehingga banyaknya potensi ini membuat kami yakin bahwa PAD kita tinggi. Kita targetkan minimal Rp 500 miliar sampai Rp 700 miliar,” ujarnya.
Sehingga tahun 2024 mendatang target APBD Kobar bisa mencapai Rp 2 triliun. Dengan jumlah APBD tinggi, maka pembangunan juga semakin banyak.
“Sehingga pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat. Termasuk percepatan pembangunan terus terjadi,” pungkasnya.
(Lih/m)






















Discussion about this post