KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan secara resmi membuka rangkaian kegiatan Katingan Expo dan Pasar Malam dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Katingan ke-23.
Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan langsung pembukaan yang ditandai dengan pemotongan pita dan pemukulan gong oleh Bupati Katingan, Saiful, didampingi Wakil Bupati Firdaus, yang berlangsung dari Lapangan Sport Center Kasongan, Selasa 15 Juli 2025 malam.
Gelaran tahunan yang kembali digelar secara meriah ini menjadi ajang unjuk potensi lokal, mulai dari produk UMKM, layanan publik, hingga pertunjukan seni budaya. Puluhan stan pameran dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, hingga swasta ikut ambil bagian dalam menyemarakkan acara ini.
Bupati Katingan Saiful menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas kontribusi dan semangat yang ditunjukkan dalam menyukseskan Expo. Dia menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar agenda tahunan seremonial, melainkan sarana penting dalam memperkuat perekonomian lokal dan membangun semangat kolaborasi antar semua elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini Katingan Expo kembali bisa kita selenggarakan. Ini bukan hanya ajang pameran biasa, tapi menjadi ruang kebangkitan ekonomi masyarakat kita,” ujar Saiful dalam sambutannya.
Dirinya juga mengajak seluruh pihak agar memanfaatkan momentum ini sebagai wadah inovasi dan sinergi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, ketahanan dan kemajuan daerah tidak bisa hanya mengandalkan dana pusat. Potensi lokal yang ada di desa-desa, mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga karya kreatif masyarakat harus dioptimalkan.
“Kita harus berani berdiri di kaki sendiri. Kita punya produk, budaya, dan tenaga kerja. Tinggal bagaimana kita bangun bersama,” tambahnya.
Bupati Saiful turut menekankan pentingnya peran generasi muda. Kemudian, mengajak para pemuda Katingan untuk terus berkarya dan bangga menunjukkan identitas lokal. “Jangan pernah merasa minder jadi orang Katingan. Justru itu yang harus kita banggakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Christian Rain melaporkan bahwa kegiatan ini mengangkat tema “Gawi Hapakat, Belum Bahada”, yang mengandung makna semangat kerja sama dan hidup sesuai adat. Katingan Expo 2025 diikuti oleh 26 stan dari OPD, ditambah partisipasi dari rumah sakit, instansi vertikal, perbankan, pelaku usaha, sekolah, dan UMKM.
“Berbagai kegiatan digelar mulai 12 hingga 21 Juli 2025, termasuk pameran, pasar malam, lomba kreativitas, hingga Festival Budaya Penyang Hinje Simpei yang dipusatkan di Sport Center Kasongan,” pungkasnya.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post