KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (DK2OP) Katingan gelar diskusi finalisasi penyusunan rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten (Ripparkab) Katingan 2025-2045.
Kegiatan di Aula Bappedalitbang Katingan, Selasa 29 Oktober 2024 tersebut dibuka Penjabat (Pj) Bupati Katingan melalui Asisten II Setda Katingan Eka Surya Dilaga. Kegiatan dihadiri sejumlah Camat dan Kepala Desa, serta narasumber dari Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) Institut Teknologi Bandung.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh aspek terkait pengembangan pariwisata, termasuk kebijakan, infrastruktur, serta promosi dan pemasaran dapat diatur secara sinergis sehingga mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian daerah,” jelas Eka Surya Dilaga.
Dijelaskan kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari undang-undang nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan, dan peraturan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif nomor 10 tahun 2016 tentang pedoman penyusunan rencana induk pembangunan kepariwisataan provinsi dan kabupaten/kota.
Penyusunan Ripparda ini juga merupakan langkah penting dalam upaya membangun dan mengembangkan pariwisata daerah di Bumi Penyang Hinje Simpei yang lebih terarah, berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Sebagai mana kita ketahui bersama, Ripparda merupakan dokumen perencanaan yang akan menjadi acuan dalam mengembangkan potensi wisata daerah sesuai potensi dan karakteristik yang kita miliki,” jelasnya. Dia berharap dalam diskusi tersebut, semua pihak yang hadir dapat memberikan masukan dan ide-ide kreatif yang konstruktif.
Karena partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan sangatlah penting dalam memastikan Ripparda agar dapat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta menjadi landasan yang kuat bagi kemajuan pariwisata daerah khususnya di Kabupaten Katingan.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post