PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 204 Puskesmas di Kalteng yang semuanya telah terakreditasi. Dari jumlah tersebut, 91,17% sudah terdaftar dalam aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE).
Data terbaru menunjukkan bahwa puskesmas rawat inap berjumlah 87 unit, puskesmas non-rawat inap 117 unit, dan puskesmas keliling 54 unit.
“Posyandu di Kalteng berjumlah 2.569 unit, dengan rencana untuk mengintegrasikan seluruh posyandu menjadi Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) yang akan fokus pada layanan seluruh siklus hidup,” ungkapnya, Rabu (18/9).
Suyuti menekankan pentingnya peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, termasuk memperkuat infrastruktur dan kapasitas tenaga medis. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan program kesehatan masyarakat, pemanfaatan teknologi kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi antar sektor, seperti pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, juga dianggap krusial untuk mencapai kesehatan masyarakat yang optimal.
“Saatnya kita mengakui tantangan kesehatan tidak hanya pada penyakit, tetapi juga pada determinan sosial kesehatan yang lebih luas. Partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan adalah kunci untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera,” tutupnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post