SUKAMARA – Penjabat Bupati Sukamara, Rendy Lesmana membuka secara langsung Lomba Keluarga Sadar Hukum atau Kadarkum uang dilaksanakan di Aula Balai Pelatihan Guru (BPG) pada Rabu 18 September 2024.
Lomba Kadarkum tingkat kabupaten itu diikuti 25 siswa-siswi SMA sederajat dari lima kecamatan. Rendy Lesmana mengatakan bahwa dalam rangka mengimbangi dinamika perkembangan hukum yang cepat dan dinamis perlu upaya penyebaran informasi dan pemahaman hukum kepada masyarakat.
“Sehingga antara hukum dan masyarakat dapat bersinergi dan seiring sejalan serta dapat mewujudkan kesadaran hukum yang lebih baik,” kata Rendy.
“Kesadaran hukum masyarakat harus menjadi perhatian kita bersama mengingat setiap hari semakin meningkat aksi pelanggaran dan kejahatan di lingkungan sekitar kita,” imbuh Rendy.
Rendy Lesmana berharap nantinya para pemenang lomba Kadarkum tingkat kabupaten dapat memberikan yang terbaik pada lomba Kadarkum tingkat provinsi.
Rendy menerangkan bahwa Kabupaten Sukamara bisa mengikuti lomba Kadarkum hingga tingkat nasional pada 2019 lalu dimana SMAN 1 Jelai mewakili Kabupaten Sukamara ditingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan mendapat juara I tingkat provinsi tahun 2019.
“Namun karena tahun 2019 ada wabah pandemi covid sehingga lomba Kadarkum tingkat nasional tahun 2020 ditiadakan, harapan saya semoga hal itu bisa terulang lagi dan Kabupaten Sukamara bisa melaju hingga ke nasional,” jelas Rendy Lesmana.
Melalui lomba Kadarkum tingkat kabupaten masyarakat diberikan pembinaan dan pemahaman tentang hukum maka perlu dilakukan upaya seperti penyuluhan sosialisasi dan bentuk pembinaan lainnya agar tercipta kesadaran hukum dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum.
“Keluarga sadar hukum sebagai salah satu bentuk pembinaan kesadaran hukum masyarakat mempunyai fungsi dan tugas sebagai wadah untuk menghimpun warga dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum bagi dirinya, para anggota keluarga maupun masyarakat pada umumnya,” tukas Rendy Lesmana.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post