SAMPIT – Warga Desa Kenyala Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta kepada Bupati mengganti kepala desa definitif di desa tersebut. Pasalnya warga menilai Kades tersebut tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan jarang berada di desa.
“Hari ini kami menggelar unjuk rasa, karena selama memimpin Kades Kenyala tidak ada kelihatan pembangunannya,” katanya, koordinator unjuk rasa, Loling, Rabu, 18 September 2024.
Itu disampaikan saat warga desa melakukan unjuk rasa di depan kantor Kepala Desa Kenyala. Ratusan warga meluapkan rasa kecewanya di depan kantor tersebut.
Namun, saat aksi unjukrasa perangkat desa tak satupun berasa di kantor. Hal ini membuat warga semakin kecewa terhadap perangkat desa.
Disampaikan, sebelum melakukan aksi yang menerjunkan 150 orang tersebut, pihaknya telah berkoordinasi ke pihak kepolisian setempat dan Kecamatan Telawang.
Disampaikan, pihaknya menginginkan desanya sama seperti desa lainnya yang maju seperti adanya pembangunan dan inovasi. Mereka menilai, selama Desa Kenyala dipimpin oleh Sahewa Harianto, desa tersebut tidak ada kemajuan. Pembangunan tidak ada meski dana desa terus mengalir.
Oleh sebab itu, warga desa itu meminta kades yang saat ini menjabat agar mundur dari jabatannya. Merekapun meminta Bupati Kotim Hakinnor agar menunjuk penjabat (Pj) Kades untuk sementara waktu.
“Kami mendesak Bapak Bupati untuk menunjuk Pj Kades sementara. Terkait masalah ini, warga meminta Pemkab Kotim turun tangan,” tegasnya.
Mereka juga meminta agar Kejaksaan Negeri Sampit dan Inspektorat Kotin turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kinerja yang bersangkutan, karena sejauh ini mereka menilai juga kades tersebut diduga tidak transparan terhadap penggunaan dana desa.
Ditegaskan jika Pemkab Kotim tidak menanggapi aksinya, mereka akan melanjutkan aksi ke Kejati Kalteng.
“Kades Kenyala harus mundur dari jabatannya karena tidak layak lagi memimpin desa. Kami juga meminta Pemkab Kotim harus turun tangan tentang perangkat Desa Kenyala, mulai dari kaur, kasi perencanaan dan kasi pemerintahan. Saat ini kosong sudah lama tidak ada penggantinya,” imbuhnya.
Sementara Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Telawang yang turut hadir mewakili Camat setempat mengungkapkan aspirasi warga tersebut itu akan segera disampaikan ke camat.
Diungkapkan, namun sebelumnya, Camat melakukan mediasi warga. Hasil dari mediasi itu yang akan disampaikan ke Bupati.
“Nanti camat yang akan menyampaikan ke Bupati Kotim. Karena untuk menunjuk Pj Kades adalah Bupati,” ujarnya.
Lanjutnya, Kades merupakan hasil pemilihan dari warga sehingga yang memiliki kewenangan menunjuk Pj adalah Bupati Kotim. Dalam hal inj, pihaknya juga belum dapat memastikan hasilnya.
“Jadi kita tunggu saja hasilnya apa dari Bupati Kotim, semoga memberikan keputusan yang terbaik untuk warga Kenyala,” harapnya.
(dev/matakalteng)






















Discussion about this post