PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul menyebutkan, tiga penyakit menular yang perlu mendapatkan perhatian khusus, yaitu Tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, dan malaria.
Dalam pengobatan TB, ia menekankan bahwa Komitmen Nasional dalam mengakhiri TB dituangkan dalam End TBC Strategy yang ditargetkan tercapai pada tahun 2030.
“Untuk mencapai target tersebut, diperlukan upaya pengobatan TB aktif secara efektif dan pencegahan TB dengan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis pada kasus Infeksi Laten TB,” sebutnya, Senin, 18 Desember 2023.
Lebih lanjut Suyuti menjelaskan, upaya penurunan angka kesakitan HIV/AIDS juga menjadi prioritas yang diharapkan dapat meningkatkan akselerasi pencapaian target RPJMN, khususnya dalam bidang kesehatan. Hal ini dengan harapan dapat memajukan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Kalteng.
Sedangkan untuk malaria, penanggulangan dan penanganannya memerlukan perhatian khusus karena penyakit ini dapat menyebar dengan cepat dan mengakibatkan komplikasi yang bisa berujung pada kematian.
“Diperlukan sistem surveilans malaria yang optimal agar dapat terintegrasi dengan baik di semua faskes di wilayah tersebut,” imbuhnya.
Dalam pandemi global saat ini, kesehatan masyarakat menjadi hal yang sangat penting dan perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak.
Semua upaya dan langkah pencegahan penyakit menular, termasuk TB, HIV/AIDS, dan malaria, harus dilakukan secara efetif dan secara terus menerus untuk menjaga kesehatan masyarakat di Provinsi Kalteng dan di Indonesia pada umumnya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post