PALANGKA RAYA – Selama 14 hari ke depan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Operasi Zebra Telabang 2023.
Hal tersebut mengingat selama Januari Hingga Agustus 2023, terjadi sebanyak 758 kecelakaan lalu lintas. Dari ratusan kejadian tersebut, merenggut sebanyak 275 nyawa melayang di jalan, luka berat 118 orang dan luka ringan 806 orang.
“Jika dibandingkan pada 2022 lalu, terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 604 kejadian. Dari data tersebut, terjadi kenaikan kasus Sebanyak 25 persen atau 154 kejadian,” ungkap Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol R S Handoyo, Senin, 4 September 2023.
Untuk itu, dalam Operasi Zebra Telabang 2023 kali ini, pihaknya memfokuskan lima hal untuk menekan angka kecelakaan.
Lima sasaran tersebut, yakni pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara di bawah pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus lalu lintas.
“Kategori – kategori tersebut akan jadi perhatian kami di lapangan, apabila terdapat masyarakat yang melanggar akan kami beri teguran secara persuasif dan edukatif,” ujarnya.
Lanjutnya, kategori atau sasaran dalam operasi zebra kali ini adalah sesuai dengan tema operasi, yaitu meningkatkan Keamanan Keselamatan Ketertiban Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang pemilu.
“Selama proses tahapan pemilu ini kan, mobilisasi dari caleg dan partai cukup aktif, maka dari itu kita mengadakan operasi zebra telabang untuk mencegah terjadinya hal – hal tidak di inginkan selama berkendara,” jelasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post