KUALA KURUN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) akan segera menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST), yang berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
“BST ini secepatnya akan kami salurkan. Total ada 6.552 kepala keluarga (KK) yang menerima. Terdiri dari, 1.754 KK dari BST Provinsi Kalteng dan 4.798 KK dari BST Pemkab Gumas,” ucap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gumas Jhonson Ahmad, Selasa, 22 September 2020.
Untuk rinciannya, kata Jhonson, Kecamatan Sepang 495 KK, Mihing Raya 319 KK, Kurun 1.322 KK, Tewah 1.252 KK, Kahayan Hulu Utara 244 KK, Damang Batu 86 KK, Miri Manasa 345 KK, Rungan Hulu 254 KK, Rungan 746 KK, Rungan Barat 420 KK, Manuhing 800 KK, dan Manuhing Raya 269 KK.
“BST yang diterima berupa uang tunai. Untuk BST dari Pemprov Kalteng, hanya menerima satu bulan, karena sebelumnya pada Bulan Mei sudah disalurkan untuk satu bulan sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan BST dari Pemkab Gumas, menerima dua bulan dengan jumlah per bulan Rp 500 ribu,” ujarnya.
Dia mengatakan, mekanisme penyaluran BST akan melalui Bank Kalteng. Dari dinsos akan memberikan data penerima, sedangkan yang menyalurkan adalah Bank Kalteng. Untuk teknisnya, penerima BST harus membuka rekening, dan bantuan itu ditransfer langsung ke rekening.
”Kami ingin proses penyaluran BST harus diatur, sehingga tidak menimbulkan terjadinya antrian dan kerumunan. Tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tuturnya.
Saat ini, penyaluran BST tersebut masih menunggu surat keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Bupati Gumas. Memang dalam prosesnya terdapat sedikit kendala, sehingga berdampak pada waktu penyaluran BST yang mengalami penundaan.
“Jika SK sudah keluar, paling lambat kami salurkan pada awal Bulan Oktober. Saat ini, data penerima BST sudah ada dan siap, tinggal menunggu SK keluar,” terangnya.
Terpisah, Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun Empas S Umar mengakui, mekanisme penyaluran BST tersebut ada yang dibayar tunai dengan langsung mendatangi rumah penerima bantuan, khususnya bagi disabilitas, lanjut usia, dan tinggal di daerah pelosok. Sebagian banyak juga yang masuk langsung ke rekening.
“Sepanjang data penerima bantuan sudah kami terima dari dinsos, maka kami siap untuk menyalukan BST itu, sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” tegas Empas.
Dalam penyalurannya nanti, lanjut Empas, Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun akan mengutamakan pelayanan di lima Cabang Pembantu (Capem), seperti di Tewah, Tumbang Miri, Sepang Kota, Tumbang Talaken, dan Tumbang Jutuh, termasuk cabang induk yang ada di Kota Kuala Kurun.
“Proses penyaluran untuk warga yang tinggal di desa letaknya jauh, petugas di Kantor Capem akan datang langsung mengantarkan ke desa mereka, seperti pengalaman penyaluran BST Provinsi pada Bulan Mei lalu,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post