KUALA KURUN – Selama tahun 2019, Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Distranakerkop dan UKM) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) merangkul puluhan pemuda, untuk mengikuti progam pelatihan di berbagai Balai Besar Pendidikan dan Latihan Kerja (BBPLK).
“Selama tahun 2019, total ada 33 pemuda dari daerah ini yang mengikuti program pelatihan di BBPLK. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan tahun 2018 lalu yang hanya 13 orang,” ucap Kepala Distranakerkop dan UKM Kabupaten Gumas Letus Guntur, Selasa 7 Januari 2020.
Rinciannya, kata dia, 14 pemuda mengikuti program pelatihan di BBPLK Bekasi, dengan kejuruan perakitan komputer, audio video, teknisi telepon seluler, dan refrigeration atau AC split. Kemudian, delapan pemuda mengikuti program pelatihan di BBPLK Medan, dengan kejuruan atucad atau penggambaran 2D dengan sistem CAD, carpentry atau perkayuan, front office receptionist, dan bakery.
“Sisanya, 11 pemuda mengikuti program pelatihan di BBPLK Bandung, dengan kejuruan pemeliharaan kendaraan ringan sistem konvensional, service sepeda motor injeksi, mould maker dasar, pembuatan preticion tool, dan pembuatan presstool,” tuturnya.
Sejauh ini, lanjut Letus, sebagian dari mereka yang mengikuti pelatihan tersebut sudah mandiri, dengan membuat home industri, misalnya di kejuruan bakery, perbengkelan, dan menjahit. Sebagian lagi, ada yang sudah bekerja di perusahaan.
“Dengan adanya berbagai pelatihan ini, kami berharap para pemuda di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau dapat membuat usaha sendiri, dan memanfaatkan berbagai peluang usaha yang ada,” tandasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post