BUNTOK – Menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) yaitu upaya untuk terus menekan angka stunting di wilayah Kabupaten setempat supaya bisa ditangani dengan baik.
Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi UMKM dan TP-PKK Kabupaten Barsel bekerja sama dengan kelompok AKU barsel melaksanakan Sosialisasi pengolahan makanan berbahan dasar ikan, sayur dan buah di desa pararapak, Kecamatan Dusun Selatan.
“Program penanganan Stunting menjadi fokus kita saat ini, guna memenuhi target nasional yakni prevalensi stunting 14 persen pada tahun 2024 mendatang, dengan adanya program sosialisasi pengolahan makanan berbahan dasar ikan, sayur dan buah ini juga sebagai upaya turut serta mensukseskan program percepatan penurunan stunting di wilayah Barsel,” kata Kepala Disdagkop dan UMKM Barsel, Swita Minarsih, Kamis 5 Oktober 2023.
Dikatakannya, bahwa perhatian Pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah, tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Barsel juga sedang berupaya keras melaksanakan program kegiatan untuk mempercepat penurunan angka stunting yang masih tinggi.
Dengan harapan, kata dia, pada tahun-tahun mendatang barito selatan sudah terbebas dari stunting.
Maka dari itu, lanjut dia, melalui kegiatan yang dilaksanakan sekarang juga diharapkan menjadikan ibu-ibu semakin terampil dalam mengolah bahan makanan yang bersumber dari lingkungan sekitar sebagai potensi sumber daya alam yang sangat berlimpah.
“Misalnya seperti ikan sungai, buah-buahan yang sangat berlimpah ketika musim panen, juga sayuran yang tumbuh subur pekarangan rumah atau di kebun sendiri,”ungkapnya.
Swita Minarsih berharap, momen ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin oleh ibu-ibu sekalian agar bermanfaat dalam meningkatan keterampilan dalam pengolahan makanan yang berbahan dasar ikan, sayur dan buah.
Sebab, kata dia, hal itu sebagai upaya untuk meningkatkan pola hidup sehat sehingga kabupaten barito selatan dapat terbebas dari stunting.
Masih kata Swita Minarsih, Pemerintah Kabupaten Barsel juga sangat mengapresiasi para pihak investor yang sudah turut serta mensukseskan program percepatan penurunan stunting dari dana CSR nya yang disalurkan.
“Dengan memanfaatkan dana CSR dari PT. Adaro indonesia, PT. Buma dan PT. SIS yang memiliki kepedulian sangat besar terhadap penanganan stunting, diharapkan stunting di daerah setempat bisa teratasi maksimal,” ujarnya.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post