BUNTOK – Disnakertrans Kabupaten Barito Selatan, telah melakukan identifikasi potensi di eks transmigrasi Dadahup D1 dan D3 yang masuk wilayah kabupaten setempat.
“Dalam kegiatan itu kita mendatangkan konsultan untuk membantu kami menyusun dokumen identifikasi potensinya,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barito Selatan, Agus In’Yulius Kamis 10 Desember 2020.
Dikatakannya, hasil identifikasi itu nantinya akan disampaikan ke pemerintah pusat terutama ke Dirjen pengembangan kawasan transmigrasi agar bisa mendapatkan bantuan-bantuan.
“Bantuan-bantuan tersebut berupa peningkatan sarana dan prasarana perbaikan dan sekaligus rehab kembali di D1 Tambatan Jaya dan D3 Suka Karya yang masuk wilayah Desa Tampulang, Kecamatan Jenamas ini,” terangnya panjang lebar.
Perlu diketahui, kata mantan Kadis PU Barsel, bahwa beberapa waktu lalu, pihaknya kedatangan Dirjen dari pengembangan kawasan transmigrasi yang melimpahkan sebagian aset pada D1 dan D3 ini sebesar Rp 2 miliar lebih. “Namun aset berupa bangunan pustu dan rumah ibadah, sekolah, rumah dan jalan di D1 dan D3 ini mengalami rusak berat,” ungkapnya.
Menurut dia, setelah mendapatkan pelimpahan aset dari pusat itu, pihaknya langsung melakukan cek lapangan sekaligus identifikasi yang dilakukan konsultan untuk menyusun dokumen. “Pastinya untuk menggali potensi yang ada di eks transmigrasi Dadahup 1 dan Dadahup 3,” cetusnya.
Dengan adanya kegiatan itu, sangat diharapkan eks transmigrasi itu nantinya akan turun dana bantuan dari pusat, sehingga mampu menghidupkan eks transmigrasi yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.
Terkait luasan D1 dan D3 yang wilayahnya masuk Desa Tampulang, Kecamatan Jenamas yakni seluas 2.600 hektar. “Sementara untuk luasan D1 sebesar 1.220 hektar dan D3 dengan luas sebesar 1.400 hektar lebih,” terangnya lagi.
Sedangkan jumlah penduduk pada dua lokasi itu, kata dia, sebanyak 83 orang yang terdiri dari 23 Kepala Keluarga (KK). “Sedangkan mata pencaharian yakni masyarakat mencari ikan, mencari kayu galam dan madu diluar lokasi eks transmigrasi,” ujarnya mengkahiri.
(co/matakalteng.com)


















Discussion about this post