SAMPIT – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2025 sebagai bagian dari pelaksanaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta program kerja resmi DPC PDIP.
Kegiatan ini menjadi upaya strategis partai dalam memperkuat pemahaman ideologi, militansi, serta kapasitas kader menghadapi dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
Ketua Panitia Pendidikan Politik PDIP Kotim 2025, Gahara, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan ketentuan partai yang wajib dilaksanakan secara berjenjang.
“Kegiatan ini adalah amanat AD/ART PDI Perjuangan dan program kerja DPC PDIP tahun 2025, sesuai ketentuan partai tentang pelaksanaan pendidikan politik bagi kader, anggota, dan simpatisan,” ujarnya, Selasa 16 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pendidikan politik ini memiliki sejumlah tujuan utama. Pertama, meningkatkan pemahaman ideologi Pancasila. Kedua, memperkuat militansi, loyalitas, dan disiplin kader partai.
Ketiga, meningkatkan kapasitas politik kader dalam menghadapi dinamika sosial dan politik saat ini. Keempat, menumbuhkan kesadaran politik masyarakat yang demokratis dan berkeadilan.
“Adapun sasaran kegiatan ini adalah seluruh pengurus DPC, PAC, dan ranting se-Kabupaten Kotim, serta seluruh kader dan simpatisan partai,” jelas Gahara.
Menurutnya, melalui pendidikan politik ini diharapkan seluruh kader dan simpatisan semakin memahami politik demokrasi, strategi pengorganisasian, serta kerja-kerja politik partai di tengah masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan metode dialog, diskusi, dan tanya jawab agar peserta terlibat aktif dan kritis.
“Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta, terdiri dari 21 orang pengurus DPC, 51 pengurus PAC, 51 pengurus ranting, 120 orang simpatisan, serta mahasiswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah, Angga Aditya Nugraha, dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai kewajiban partai politik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Menurutnya, pendidikan politik merupakan bagian penting dari perjuangan PDI Perjuangan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, demokrasi, serta penguatan ideologi partai kepada seluruh kader.
“Sebagai partai ideologis, PDI Perjuangan menempatkan politik sebagai alat perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegas Angga.
Ia menambahkan, tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kualitas kader agar mampu menjalankan tugas partai secara disiplin, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kerja-kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Angga juga menyinggung proses konsolidasi struktural partai yang telah berjalan secara hirarkis, dimulai dari Kongres VI DPP PDI Perjuangan tahun 2025, dilanjutkan Konferda DPD PDI Perjuangan, hingga Konfercab serentak di 14 DPC kabupaten dan kota se-Provinsi Kalimantan Tengah.
“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur telah melaksanakan Konfercab tahun 2025 dan terpilih struktur kepengurusan baru. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada rekan-rekan pengurus lama,” tuturnya.
Sebagai kepengurusan DPC PDIP Kotim periode 2025–2030, Angga mengajak seluruh elemen partai dan kekuatan politik untuk saling bekerja sama memperkuat kelembagaan DPRD Kotim melalui fraksi-fraksi yang ada.
“Mari kita bekerja sama melaksanakan tugas dan fungsi DPRD dalam mendukung pemerintah daerah agar dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Ia menutup sambutan dengan menyampaikan apresiasi kepada panitia, narasumber, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pendidikan Politik PDIP Kotim Tahun 2025.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post