SAMPIT – Bergabungnya H Ary Dewar ke Partai NasDem tidak hanya sekadar deklarasi politik. Mantan Ketua DPC Partai Gerindra Kotawaringin Timur (Kotim) itu langsung mendapat kepercayaan sebagai Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Kotim.
Penunjukan tersebut dilakukan oleh Ketua DPD Partai NasDem Kotim, Syahbana, dalam acara deklarasi resmi yang digelar di sebuah hotel di Sampit, Kamis, 15 Mei 2025.
“Ini kehormatan bagi saya. Dengan pengalaman selama ini di dunia politik, saya siap memberikan masukan dan dukungan strategis agar NasDem Kotim semakin kuat dan solid,” kata Ary Dewar usai menerima jaket NasDem yang disematkan langsung oleh Syahbana.
Ary Dewar bukanlah sosok asing di kancah politik Kotim. Ia dikenal sebagai politisi kawakan yang pernah memimpin dua partai besar, yakni Partai Demokrat dan Partai Gerindra.
Terakhir, Ary menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kotim selama 13 tahun. Namun, keputusan politiknya mendukung pasangan petahana Halikinnor-Irawati pada Pilkada 2024 membuatnya harus menerima konsekuensi dari partai lamanya.
“Saya tidak mundur dari Gerindra, tapi saya rasa otomatis akan dikeluarkan. Politik itu hitung-hitungan. Kini saya memilih bergabung dengan NasDem karena visi dan misinya sejalan dengan pandangan saya,” tegas Ary.
Menurutnya, langkah bergabung ke NasDem juga sudah mendapat restu dari keluarga, termasuk ibu, istri, dan anak-anaknya. Ary pun menyatakan dirinya akan fokus membantu NasDem meraih target minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.
“Kita harus bisa mengantarkan Ketua NasDem Kotim menjadi unsur pimpinan DPRD Kotim. Saya yakin, dengan pengalaman saya, itu bukan sesuatu yang mustahil,” tambahnya.
Acara deklarasi Ary Dewar bergabung ke NasDem turut dihadiri oleh sejumlah tokoh politik, pengurus DPD NasDem Kotim dan Seruyan, serta simpatisan dan relawan. Acara tersebut juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun Ary Dewar yang ke-60 tahun, sehingga suasana pertemuan tersebut semakin terasa hangat dan penuh kekeluargaan.
“Saya masih ingin mengabdi. Usia 60 tahun bukan penghalang. Justru saya semakin bersemangat. Semoga kehadiran saya di NasDem bisa membawa dampak positif, tidak hanya untuk partai, tetapi juga bagi masyarakat Kotim,” pungkas Ary Dewar.
Sementara itu, Syahbana menyebut keputusan Ary Dewar untuk bergabung merupakan amunisi besar bagi NasDem. Pasalnya, Ary Dewar tidak hanya dikenal sebagai politisi senior, tetapi juga pengusaha sukses yang memiliki jaringan luas.
“Beliau ini mentor politik bagi saya. Pengalamannya sangat dibutuhkan untuk memperkuat NasDem, apalagi menjelang Pileg 2029. Kami optimistis, dengan kehadiran beliau, NasDem Kotim akan semakin solid,” ujar Syahbana.
Selain itu, Syahbana juga mengungkapkan bahwa Ary Dewar tidak hanya berperan sebagai penasehat, tetapi juga akan menjadi penggerak utama dalam upaya konsolidasi partai. Pengalamannya dalam membesarkan Demokrat dan Gerindra di Kotim diharapkan mampu mengangkat NasDem ke posisi tiga besar.
“NasDem ini baru tiga kali ikut Pileg. Pada Pileg 2019, kita sempat meraih empat kursi di DPRD Kotim. Tapi pada Pileg 2024, turun jadi dua kursi. Dengan bergabungnya Ary Dewar, kami yakin NasDem akan kembali bangkit,” jelasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post