PALANGKA RAYA – Sekda Kalteng, Nuryakin mendaftar sebagai bakal calon gubernur Kalteng pada Pilkada 2024 di Partai Gerindra. Ia memilih jalur partai politik sebagai pilihan karena jalur independen yang terlihat menjadi opsi sulit dalam proses pendaftaran.
Menurutnya dengan mendaftar di banyak partai politik, diharapkan Nuryakin memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terpilih sebagai calon gubernur. Namun, hal ini harus tetap dipertimbangkan dengan strategi partai politik tersebut dalam memilih kandidat. Meski begitu, Nuryakin yakin bahwa partai politik akan memilih calon yang berpotensi dalam memenangkan Pilkada.
“Terlebih saya merupakan satu-satunya calon dari birokrat, pendaftaran sebagai calon gubernur bukanlah hal yang mudah,” ujarnya, Senin 13 Mei 2024.
Nuryakin menambahkan sebagai seorang pegawai negeri sipil, Ia juga harus mendapatkan izin keluar untuk setiap aktivitas dan langkah yang diambi dari gubernur.
Dalam proses pendaftaran sebagai bakal calon gubernur, Nuryakin juga menyarankan agar partai politik memilih kader terbaik untuk memenangkan Pilkada. Meski ia memilih untuk mendaftar di banyak partai politik, ia tetap berharap bahwa partai politik akan memilih kandidat yang terbaik untuk posisi tersebut.
“Secara keseluruhan, strategi pendaftaran pada banyak partai politik untuk Pilkada 2024 merupakan satu strategi yang perlu dipertimbangkan. Hal ini dapat memberikan kesempatan yang lebih besar bagi calon untuk terpilih, namun juga harus dipertimbangkan dengan bijak oleh partai politik dalam memilih kandidat yang terbaik,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Perindo Kalteng, Sengkon, mengumumkan bahwa sudah ada empat kandidat calon gubernur yang telah mengembalikan formulir pendaftaran pada Pilkada 2024. Selain itu, masih ada lima kandidat lainnya yang telah mengambil formulir, sehingga masih ada kemungkinan-kemungkinan dalam pendaftaran di partai perindo.
“Salah satu kandidat yang telah menyerahkan berkas pendaftaran resmi adalah Sekda Kalteng, Nuryakin,” ujarnya di kantor DWP Perindo Kalteng.
Sengkon mengapresiasi visi dan misi Nuryakin, yakni memikirkan Kalimantan Tengah dan memiliki pengalaman dalam mengurus pemerintah dan rakyat.
“Visi beliau yang sangat merakyat menjadi salah satu yang menarik perhatian. Namun, kesimpulan pada akhirnya akan bergantung pada pusat dan DPD untuk merekomendasikan siapa yang akan menjadi calon gubernur,” sebut Sengkon.
Partai Perindo juga membuka peluang penjajakan koalisi kepada partai manapun. Partai tersebut tidak terpaku pada kondisi presiden dan dengan demikian membuka pendaftaran kepada masyarakat yang memiliki minat dan tenaga untuk menyumbangkan pikirannya dalam membangun Kalteng.
Empat calon gubernur yang sudah mendaftar adalah Rahmat Hamka, Abdul Razak, Supian Hadi, Perdie M. Yoseph.
Dalam waktu dekat, berkas pendaftaran akan diproses sesuai mekanisme partai perindo dan akan ditentukan siapa yang akan menjadi calon gubernur dalam Pilkada 2024. Meskipun baru ada empat orang yang mendaftar, namun tetap terbuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki minat dan ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya dalam membangun Kalteng.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post