SAMPIT – BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) per hari ini 14 Mei 2024 mulai mendistribusikan air bersih ke Desa Ramban, Kecamatan Bagendang Tengah khususnya bagi warga yang terdampak banjir.
“Pada hari ini kita membantu distribusi air bersih ke Desa Ramban, hal ini karena banjir yang terjadi mengakibatkan warga sekitar sulit mendapatkan air bersih. Sehingga hari ini kita distribusikan air bersih sebanyak 3 unit water tangki dengan kapasitas 4.000 liter,”kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, Selasa 14 Mei 2024.
Menurutnya, hal ini juga atas permintaan kepala desa disana dan pagi ini BPBD sudah mulai medistribusikan.
“Mudah-mudahan bisa membantu korban banjir di daerah Desa Ramban. Karena kemarin di Dusun Balupu di Kecamatan Bagendang Tengah juga sudah sempat terserang penyakit akibat banjir yang terjadi ini. Yaitu terserang diare namun jumlahnya tidak besar, dan masih terus dimonitoring oleh puskesmas dan fustu setempat,”ungkapnya.
Tambah Multazam, hari ini merupakan ke tiga kalinya BPBD menyalurkan air bersih ke Desa Ramban, namun sebelumnya hanya 1 tangki setiap kali pendistribusian. Dan baru hari ini pendistribusian mencapai 3 tangkai.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penularan penyakit pascabanjir. Terutama masyarakat yang berada di wilayah bencana banjir.
“Penyakit yang rawan terjadi itu seperti penyakit kulit, gatal-gatal dan diare. Penyakit ini memang beberapa penyakit yang rawan terjadi pasca banjir. Berdasarkan pantauan Dinkes Kotim, hingga saat ini belum ada laporan masalah kesehatan yang berarti dari wilayah terdampak banjir,”ujarnya.
Menurutnya, keluhan kesehatan masyarakat biasanya muncul satu atau dua pekan setelah banjir, kebanyakan kata Umar pada rentang waktu tersebut baru terdeteksi keluhan kesehatan yang dirasakan masyarakat pascabanjir.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post