PALANGKA RAYA – Muhammad Syauqie, calon legislatif (Caleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng), berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi, berhasil lolos ke Senayan, dengan perolehan suara sebanyak 106.517.
Sebagai seorang pendatang baru, pria yang akrab disapa Bang Syauqie ini menghadapi tantangan yang besar dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, terutama Kalteng.
Menyikapi hasil perolehan suara yang menempatkannya sebagai salah satu caleg yang lolos ke Senayan, Syauqie mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan.
“Terima kasih juga kepada tim kampanye dan semua pihak yang telah mendukung dalam perjalanan politik saya,” katannya, Senin, 4 Maret 2024.
Dengan langkah ini, Syauqie merasa semakin bertanggung jawab untuk mewakili suara masyarakat dan memperjuangkan kepentingan mereka di tingkat nasional. Ia menyadari, bahwa tanggung jawabnya sebagai anggota legislatif akan menjadi lebih besar, namun hal ini tidak membuatnya gentar.
Sebagai seorang pendatang baru, dirinya menegaskan, ia siap belajar dan beradaptasi dengan dinamika politik di tingkat nasional. Dengan semangat juang dan dedikasi yang tinggi, ia berjanji menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat dengan penuh integritas dan keikhlasan.
Langkah Syauqie ke Senayan juga menjadi harapan bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk memiliki perwakilan yang aktif dan peduli terhadap berbagai isu yang dihadapi oleh daerah. Dalam perjalanan politiknya, Syauqie berkomitmen untuk menjadi suara yang menggema bagi kepentingan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan lebih.
Dukungan dan doa dari masyarakat Kalteng, diyakini akan menjadi pendorong bagi dirinya untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik sebagai wakil rakyat.
“InshaAllah saya siap mengemban tugas sebagai anggota DPR RI dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Mohon doanya masyarakat Kalteng,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post